SMAN 2 Banjarmasin Raih Gelar Juara Nasional Piala by.U 2025: Stage of Champions
Telkomsel Dorong Semangat Generasi Muda Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Futsal Profesional
METROJATENG.COM, SEMARANG — Rangkaian turnamen futsal pelajar terbesar di Indonesia, Piala by.U 2025: Pialanya Anak Muda, resmi mencapai puncaknya melalui ajang Grand Final “Stage of Champions” yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang. Kompetisi ini mempertemukan 27 tim juara regional dari seluruh Indonesia dalam perebutan gelar bergengsi Juara Nasional Piala by.U 2025.
Mengusung semangat “Saatnya Kejar Ambisimu, Menjadi Pemain Futsal Pro”, turnamen ini menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel melalui brand digital by.U untuk mendukung lahirnya talenta muda berbakat di dunia olahraga, khususnya futsal.
Setelah melewati pertandingan sengit selama tiga hari, SMA Negeri 2 Banjarmasin sukses menyabet gelar Champion of Piala by.U 2025, mengungguli 26 tim terbaik lainnya dari berbagai kota di Indonesia. Posisi Juara 2 diraih oleh SMK Nusantara Comal, dan Juara 3 oleh SMAN 10 Bekasi.
Selain kategori utama, beberapa penghargaan individu turut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas performa luar biasa para pemain yakni Best Player: M. Najib – SMAN 2 Banjarmasin, Best Goalkeeper: Revan Nebu Putra Noor – SMAN 2 Banjarmasin, Best Coach: Wahyu Ramadhan – SMAN 2 Banjarmasin, Top Scorer: Muhamad Iroka Apriansyah – SMAN 8 Kota Serang (7 gol)
Sebagai langkah konkret mendukung pengembangan karier atlet muda, by.U mengumumkan 50 pemain terbaik nasional yang terpilih dalam program Talent Scouting Piala by.U 2025. Mereka akan mengikuti Training Camp eksklusif bersama tiga klub profesional mitra turnamen, yakni Cosmo JNE FC Jakarta, Fafage Banua FC Banjarmasin, dan Black Steel FC Papua.
Dari program ini, 12 pemain terbaik akan lanjut ke pelatihan tingkat lanjutan yang dipimpin langsung oleh Coach Doni Zola, selaku Technical Director Piala by.U 2025. Program ini menjadi gerbang awal menuju karier futsal profesional, bahkan membuka peluang bergabung dengan klub pro di masa depan.
Ribuan Penonton Padati GOR Jatidiri
Euforia pertandingan final terasa luar biasa. Ribuan penonton memadati tribun GOR Jatidiri Semarang untuk mendukung tim kebanggaan mereka. Atmosfer semakin seru dengan berbagai aktivitas hiburan seperti interactive games, battle of supporters, dan wave of cheers yang tak henti menggema.
Keseruan berlanjut lewat penampilan spesial dari Fakedopp ft. Sintya Marisca, Ammar, dan Barok, yang menutup malam kemenangan dengan energi penuh warna. Seluruh momen Grand Final juga disiarkan live di Garuda TV, Narasi TV, YouTube by.U, dan All Play Sports, sehingga antusiasme kompetisi ini terasa di seluruh penjuru negeri.
Riko Ringgoanto, Head of by.U Product Marketing, menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan para peserta dan penyelenggaraan turnamen tahun ini.
“Piala by.U 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat dan kerja keras anak muda Indonesia tidak pernah padam. Kami bangga melihat performa luar biasa dari 27 tim di seluruh Indonesia. Melalui Stage of Champions, by.U ingin terus menjadi bagian dari perjalanan mereka — dari mimpi, menjadi aksi, hingga prestasi,” ujar Riko.
Riko juga menambahkan, tahun depan by.U berencana memperluas penyelenggaraan turnamen ke lebih banyak kota agar semakin banyak pelajar dapat ikut serta dan merasakan pengalaman kompetisi profesional sejak dini.
“Tahun ini saja kami menambah delapan kota baru, dan antusiasme luar biasa. Tahun depan, kami ingin menjangkau lebih banyak sekolah agar semangat anak muda makin tersulut,” tambahnya.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Viktor Sianipar, turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang ini.
“Event seperti Piala by.U sangat luar biasa karena membuka peluang bagi pelajar dari berbagai daerah untuk berkompetisi secara sehat. Dari sini kita bisa melihat bibit-bibit baru yang kelak bisa memperkuat tim profesional, bahkan tim nasional,” ujar Michael.
“Kalau kita mau membangun futsal Indonesia yang tangguh, harus dimulai dari kompetisi usia muda seperti ini. Anak-anak belajar bertanding, menjaga fokus, dan terus berkembang — itulah pondasi masa depan futsal Indonesia,” imbuhnya.(*)
Comments are closed.