Setengah Tahun MBG: Jutaan Anak Telah Terlayani, BGN Siapkan Langkah Baru Tingkatkan Cakupan
METROJATENG.COM, JAKARTA – Setelah enam bulan bergulir, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan dampak positif yang signifikan. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa lebih dari 5,5 juta penerima manfaat telah merasakan langsung intervensi gizi lewat layanan MBG yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dalam konferensi pers refleksi setengah tahun pelaksanaan, Juru Bicara BGN Redy Hendra Gunawan mengungkapkan bahwa layanan ini didukung oleh 1.860 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Kami menjangkau beragam kelompok, dari PAUD hingga SMA, santri, peserta pendidikan nonformal, hingga ibu hamil dan balita,” ujar Redy.
Lebih dari sekadar angka, MBG turut menggerakkan roda ekonomi lokal. Ribuan pelaku usaha dan petugas lapangan terlibat sebagai penyedia bahan baku dan pelaksana harian. Ini memperkuat keterkaitan program gizi dengan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu bukti dampak datang dari SDN 50 Banda Raya, Aceh. Berdasarkan studi lapangan terhadap 90 siswa, ditemukan perbaikan signifikan dalam status gizi dan pemahaman anak tentang pola makan sehat.
“Anak-anak kini lebih mengenal ragam pangan lokal dan pola makan seimbang. Indikator status gizi juga mulai menunjukkan tren membaik,” jelas Prof. Ikeu dari Dewan Pakar Gizi BGN. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan program ini.
Uniknya, MBG tetap aktif meski sekolah sedang libur. Menu disesuaikan agar anak tetap memperoleh gizi harian tanpa jeda. BGN juga memastikan pengawasan dan evaluasi ketat di seluruh lini pelaksanaan untuk menjaga mutu dan keberlanjutan.
Ke depan, BGN berkomitmen memperluas cakupan, menambah jumlah SPPG, dan memperkuat koordinasi dengan pemda serta sektor swasta. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan haknya atas gizi yang layak dan setara,” tutup Redy.
Comments are closed.