Jakarta Jadi Tuan Rumah MHQ Internasional Pertama untuk Disabilitas Netra
METROJATENG.COM, JAKARTA – Sebuah sejarah baru akan tercipta di Jakarta awal September mendatang. Untuk pertama kalinya, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) Internasional khusus penyandang disabilitas netra.
Ajang bersejarah yang akan berlangsung pada 1–3 September 2025 ini diikuti 15 peserta dari 12 negara. Mereka adalah para hafiz terbaik yang telah melewati seleksi ketat hingga akhirnya melangkah ke babak grand final di ibu kota.
Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyebut penyelenggaraan MHQ internasional perdana ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengakuan terhadap keteguhan para penghafal Al-Qur’an yang hidup dengan keterbatasan.
“Kompetisi ini menegaskan komitmen Kemenag untuk menghadirkan ruang inklusif dalam syiar Islam, sekaligus membuka akses kesetaraan di tingkat global,” jelasnya.
MHQ ini digelar berkat kolaborasi Ditjen Bimas Islam dengan Rabithah ‘Alam Islami atau Liga Muslim Dunia, organisasi Islam nonpemerintah terbesar yang bermarkas di Makkah, Arab Saudi.
Para peserta akan tiba di Jakarta pada 31 Agustus 2025. Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Hotel Sahid Jakarta, sementara penutupan dihelat megah di Jakarta Convention Center (JCC). Lomba menghadirkan lima cabang, mulai dari hafalan 30 juz dengan dan tanpa Matan Jazari, kategori putra dan putri, hingga cabang 20 juz dan 10 juz. Dewan hakim terdiri dari tiga ulama asal Arab Saudi dan dua ulama Indonesia.
Tak hanya lomba, rangkaian kegiatan juga akan diwarnai Festival Shalawat Nabi, talkshow interaktif bertema “Cinta Nabi Gaya Gen-Z”, serta Haflah Tilawatil Qur’an yang menghadirkan suasana religius penuh kekhusyukan.
Dengan hadirnya ajang ini, Jakarta bukan sekadar menjadi arena kompetisi, melainkan juga simbol pengakuan bahwa kecintaan pada Al-Qur’an mampu melampaui batas keterbatasan.
Comments are closed.