Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Daop 5 Purwokerto Jadi Tulang Punggung Distribusi Semen Nasional

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatatkan prestasi impresif dalam kinerja logistik nasional. Selama Januari hingga Juni 2025, Daop 5 mengangkut 336.760 ton semen, atau hampir sepertiga (34,16%) dari total angkutan semen KAI secara nasional yang mencapai 985.702 ton.

Angka ini menjadikan Daop 5 sebagai pemain utama dalam distribusi semen via kereta api di seluruh Indonesia. “Ini menunjukkan betapa vitalnya peran Daop 5 dalam distribusi logistik, khususnya untuk bahan bangunan yang sangat dibutuhkan di berbagai proyek infrastruktur,” kata Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro.

Dengan kapasitas angkut mencapai 5.040 ton per hari, saat ini realisasi pengiriman masih sekitar 3.000 ton per hari. Artinya, masih terbuka peluang besar untuk mendorong volume pengiriman lebih tinggi, baik lewat optimalisasi rute yang sudah ada maupun perluasan jaringan dengan mitra industri.

Distribusi angkutan semen di wilayah ini terpusat di relasi Karangtalun menuju berbagai kota besar seperti di Lempuyangan sebanyak 143.600 ton, Solo ada 102.120 ton, Cirebon Prujakan sebanyak 66.440 ton dan  Brumbung 24.600 ton.

Langkah strategis ini tidak hanya menggerakkan sektor konstruksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar mengurangi ketergantungan pada angkutan truk bermuatan berlebih (ODOL) yang membebani infrastruktur jalan.

“Angkutan barang berbasis rel adalah solusi logistik masa depan: efisien, aman, dan ramah lingkungan,” tegas Krisbiyantoro.

Tak hanya fokus pada kuantitas, KAI Daop 5 juga terus meningkatkan kualitas layanan, mulai dari ketepatan waktu, keamanan pengiriman, hingga kesiapan sarana dan prasarana.

Ke depan, Daop 5 membuka pintu selebar-lebarnya bagi pelaku usaha dan industri untuk berkolaborasi. Kereta api tak lagi sekadar alat angkut, tetapi bagian dari sistem logistik nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Comments are closed.