Relawan Gus AL Ajak Santri Untuk Melek Politik
MENTROJATENG.COM, BANJARNEGARA – Mendekati pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Relawan Gus Ahmad Luthfi (Gus AL) menggelar kegiatan pendidikan politik untuk membuat para satri melek politik. Bertempat di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin, Kabupaten Banjarnegara, relawan Gus AL menggelar diskusi dengan tema ‘Santri Melek Politik, Mencerdaskan Pemilih Muda Untuk Indonesia Maju’.
Dalam paparannya Ketua Relawan Gus AL, KH Khayatul Makki mengatakan, santri harus mempunyai sikap persegi, yang artinya para santri harus mampu memiliki ilmu semua ilmu pengetahuan termasuk ilmu politik.
“Dengan memahami ilmu politik, santri diharapkan juga dapat memahami kewajiban dan haknya sebagai warga negara. Santri juga harus bisa mengontrol kerja pemerintah karena hal ini merupakan hak dan kewajiban santri sebagai warga negara”, kata Abah Khayat, sapaan KH Khayatul Makki.
Lebih lanjut Abah Khayat memaparkan, santri yang memahami ilmu politik dapat menjadi santri yang berilmu politik berbekal adap dan akhlak berdasarkan ajaran agama Islam. Sehingga saat menjadi pemimpin, tetap memegang teguh ajaran agama. Abah Khayat juga menyampaikan harapannya agar para santri kelak ada yang mengambil peran sebagai politisi.
“Saya berharap kelak santri-santri dapat menjadi seorang politisi yang handal dan andal serta berakhlak untuk memajukan Indonesia, sebagaimana harapan masyarakat Jateng saat ini kepada Gus Ahmad Luthfi untuk bisa memimpin Jawa Tengah”, tuturnya.

Puluhan santri yang hadir, tampak serius menyimak tausiyah Abah Khayat. Mereka mengaku mendapat sebuah pengalaman dan pengetahuan yang baru dengan adanya acara acara ini. Dari yang belum paham politik menjadi lebih paham dengan ilmu politik.
“Bagi saya, kegiatan seperti ini sangat penting karena sangat mengedukasi kami para santri yang belum paham tentang politik. Dengan acara ini, santri menjadi lebih paham akan politik yang ada di Indonesia”, kata salah satu santri, Farida.
Hal senada juga disampaikan santri Muhammad Daskel Ghozali yang berharap kegiatan diskusi yang mencerahkan pengetahuan politik bisa dilaksanakan oleh Relawan Gus Al di pondok pesantren lainnya.
Comments are closed.