Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Peringatan Hari Santri Bangkitkan Semangat Mengaji dan Ekonomi UMKM

 

METROJATENG.COM, SEMARANG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi momentum untuk membangkitkan semangat mengaji sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui kolaborasi jamaah muslimah dan penggerak UMKM. Kegiatan yang digelar di Babussalam Harmoni Semarang (BHS), Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Sabtu (31/10/2026), diikuti sekitar 900 peserta.

 

Pengajian yang melibatkan Fatayat, Muslimat, serta jamaah dari wilayah Gunungpati dan Kota Semarang tersebut mengangkat tema Peran Perempuan sebagai Madrasah Pertama bagi Keluarga. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi kaum perempuan untuk memperkuat peran dalam mendidik generasi dan membangun keluarga.

 

Hadir sebagai pemateri, Ning Imas, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ihsan Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Dalam tausiyahnya, dia memberikan bekal tentang pendidikan keluarga, penanaman nilai-nilai kebaikan, serta pentingnya peran perempuan dalam membentuk karakter anak.

 

Ketua Panitia sekaligus Khodimul Majelis, Lulu Farida, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana dakwah, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan kesatuan melalui pengabdian kepada bangsa yang dimulai dari lingkungan keluarga.

 

“Ini menjadi bekal bagi Mahmud atau Mamah Muda, adik-adik Gen Z yang hadir, serta ibu-ibu yang akan maupun sudah menjadi nenek. Tema ini juga menjadi pengingat bahwa perempuan adalah tiang negara,” katanya.

 

Menurutnya, penguatan peran perempuan dalam keluarga menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan, para jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi penerus.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ustadzah Syarifah Sania Muthohar dan Ustadzah Syarifah Nehla Muthohar yang memimpin pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lantunan selawat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menambah kekhidmatan peringatan Hari Santri Nasional.

 

Selain pengajian, acara tersebut menjadi penutup rangkaian khataman Al Quran yang telah berlangsung selama sepekan. Khataman ditutup dan diberkahi oleh Ibu Nyai Hj. Umi Chudaifah Masroni Al Hafidoh, Pengasuh Pondok Pesantren SGJB Semarang.

 

Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, MT, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pondok pesantren yang turut berkontribusi membangun religiusitas masyarakat. Dia menilai pesantren memiliki peran dalam merangkul masyarakat untuk menebarkan kebaikan.

 

Iswar juga mendoakan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan keistiqamahan dalam mengikuti majelis ilmu dan kegiatan keagamaan. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kehidupan religius sekaligus kebersamaan di lingkungan sekitar.

 

Sepanjang kegiatan, sekitar 900 peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat hingga selesai. Kolaborasi jamaah muslimah dan penggerak UMKM dalam peringatan HSN 2026 tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat keagamaan, pemberdayaan perempuan, serta kemandirian ekonomi masyarakat. (ris)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.