XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris
METROJATENG.COM, JAKARTA- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengangkat Thomas Hundt sebagai Komisaris menggantikan Vivek Sood melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (12/10). Perubahan susunan Dewan Komisaris tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan dan efektivitas fungsi pengawasan.
RUPSLB menyetujui pengunduran diri Vivek Sood dari jabatan Komisaris yang berlaku sejak penutupan rapat pada 12 Oktober 2026. Perseroan juga menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kontribusinya selama menjalankan tugas di perusahaan.
Pengangkatan Thomas Hundt berlaku sejak penutupan RUPSLB hingga berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2029. Keputusan tersebut dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan yang berlaku bagi emiten atau perusahaan publik.
Perubahan komposisi Dewan Komisaris ini diharapkan mendukung kesinambungan pengelolaan perusahaan sekaligus pelaksanaan strategi bisnis XLSMART. Pengalaman Thomas di bidang telekomunikasi, teknologi, strategi bisnis, dan transformasi jaringan menjadi salah satu bekal dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Thomas Hundt, 49, berkewarganegaraan Jerman dan memiliki pengalaman panjang di industri telekomunikasi dan teknologi. Sejak April 2025, ia menjabat Group Chief Business & Technology Officer Axiata Group, setelah sebelumnya menduduki posisi Group Chief Strategy & Technology Officer sejak Oktober 2021.
Dalam perannya di Axiata Group, Thomas terlibat dalam penyelarasan strategi bisnis dan teknologi di berbagai perusahaan operasional grup. Tanggung jawab tersebut mencakup penguatan teknologi, peningkatan kinerja operasional, serta kesiapan perusahaan menghadapi perkembangan industri telekomunikasi.
Sebelum bergabung dalam kepemimpinan tingkat grup, Thomas merupakan CEO pendiri Smart Axiata di Kamboja sejak pertengahan 2008. Selama sekitar 14 tahun memimpin perusahaan tersebut, ia mengawal pertumbuhan bisnis dari tahap awal hingga menjadi salah satu pemain utama di pasar Kamboja, termasuk melalui akuisisi Star-Cell pada 2011 dan merger dengan Hello Axiata pada 2013.
Thomas juga pernah menempati sejumlah posisi kepemimpinan senior di Siemens AG dan Nokia Siemens Networks. Pengalamannya mencakup infrastruktur komunikasi, operasional jaringan, serta program transformasi berskala besar. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pengawas Azerfon di Azerbaijan.
Dengan keputusan RUPSLB tersebut, susunan Dewan Komisaris XLSMART terdiri atas Presiden Komisaris Arsjad Rasjid, serta Komisaris Nik Rizal Kamil, Lay Krisnan Cahya, Thomas Hundt, Sean Quek, dan David R. Dean. Sementara itu, tiga Komisaris Independen adalah Retno Marsudi, Robert Pakpahan, dan Willem Lucas Timmermans.
RUPSLB juga memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan seluruh tindakan yang diperlukan guna memberlakukan keputusan rapat, termasuk pengurusan akta dan dokumen serta koordinasi dengan notaris maupun otoritas pemerintah yang berwenang.
XLSMART merupakan perusahaan telekomunikasi yang terbentuk melalui penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Perseroan mengusung semangat innovation with heart dengan fokus menghadirkan konektivitas digital bagi masyarakat Indonesia.
Melalui perubahan susunan Dewan Komisaris tersebut, XLSMART menegaskan komitmen menjaga tata kelola perusahaan dan efektivitas pengawasan untuk mendukung kesinambungan bisnis serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.