Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Kemarau Panjang, KAI Daop 4 Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako di Grobogan-Demak

METROJATENG.COM, SEMARANG – Persoalan akses air bersih masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan dan Demak. Di tengah kondisi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyalurkan bantuan sumur bor, tandon air, hingga sembako bagi warga di sekitar wilayah operasionalnya.

Bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Jumat (25/9).

Penyaluran dilakukan di Stasiun Tanggung dan Stasiun Kedungjati. Secara keseluruhan, KAI Daop 4 Semarang memberikan empat titik sumur bor, 30 tandon air beserta airnya, serta 400 paket sembako bagi masyarakat.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Booby Rasyidin menyerahkan bantuan tersebut kepada para penerima manfaat sesuai peruntukannya. Bantuan tandon air diserahkan kepada pihak kecamatan, paket sembako kepada perwakilan warga, sedangkan bantuan sumur bor diserahkan kepada kepala desa di masing-masing wilayah penerima.

Empat sumur bor tersebut dibangun di Dukuh Tegowanu Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak; Dukuh Tegalrejo, Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan; Dusun Krajan, Desa Padas, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan; serta Dukuh Pranak, Desa Gunung Tumpeng, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.

Sementara itu, sebanyak 30 tandon air dibagi untuk dua wilayah. Sebanyak 15 tandon ditempatkan di Kecamatan Tanggungharjo dan 15 tandon lainnya untuk Kecamatan Kedungjati. Tandon tersebut diserahkan kepada pihak kecamatan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

Bantuan kebutuhan pokok juga diberikan kepada warga sekitar. Total 400 paket sembako dibagikan dengan rincian 200 paket untuk masyarakat di wilayah Stasiun Tanggung dan 200 paket untuk masyarakat di sekitar Stasiun Kedungjati.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur dan stasiun kereta api.

“Momentum HUT ke-81 KAI kami manfaatkan untuk semakin mendekatkan perusahaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan TJSL ini, kami ingin memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air dan kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Luqman.

Menurut dia, keberadaan jalur dan stasiun kereta api tidak dapat dipisahkan dari lingkungan serta masyarakat yang berada di sekitarnya. Karena itu, hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlangsungan operasional perkeretaapian.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. KAI akan terus berupaya menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional,” katanya.

Melalui program tersebut, peringatan HUT ke-81 KAI tidak hanya menjadi momentum internal perusahaan, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Bantuan sumur bor dan tandon air diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, sementara bantuan sembako membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga di sekitar wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.