Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Kisah Sukses ‘Dian Geprek’: Usaha Makin Lancar Berkat Yamaha Gear Ultima, Kini Bisa Rehat Sejenak Nikmati Ambarawa

METROJATENG.COM, SEMARANG- Ada “keluhan” unik yang disampaikan pasangan suami istri asal Semarang, Siti Waridhatun dan Sovan Nurdiansyah. Sejak menggunakan Yamaha Gear Ultima untuk menunjang operasional usaha ayam geprek mereka, pesanan justru semakin ramai hingga nyaris tak pernah berhenti.

Pasangan yang mengembangkan usaha kuliner dengan merek Dian Geprek di kawasan Jangli Gabeng, Semarang, tersebut kini menikmati perkembangan bisnis yang cukup pesat. Produk ayam geprek mereka bahkan menjadi salah satu pilihan kuliner bagi para caddy di kawasan Candi Golf.

Di tengah kesibukan menjalankan usaha, Yamaha Gear Ultima menjadi kendaraan andalan keluarga Sovan. Motor tersebut tak hanya digunakan untuk aktivitas bisnis, tetapi juga mendukung kebutuhan keluarga sehari-hari, termasuk mengantar dan menjemput anak sekolah.

Sovan mengatakan, salah satu keunggulan Gear Ultima yang sangat membantu aktivitas usahanya adalah kemampuan membawa barang. Menurutnya, area dek depan motor dapat dimanfaatkan untuk membawa kebutuhan tambahan saat mengantar pesanan.

“Untuk pesanan ayam geprek komplit plus es teh, kami butuh banyak es kristal. Nah, dek depan Gear Ultima ini sanggup memuat delapan kemasan es sekaligus. Ini sangat menguntungkan, lebih hemat waktu dan bahan bakar,” ujar Sovan.

Kemampuan angkut tersebut juga dirasakan ketika mengantarkan makanan kepada pelanggan. Dengan dua pengait atau double hook di bagian depan, Sovan mengaku dapat membawa hingga 20 paket makanan dalam satu perjalanan. Sementara itu, bagasi yang luas dimanfaatkan ketika berbelanja berbagai kebutuhan bahan masakan di pasar.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, Sovan juga menyebut Yamaha Gear Ultima cukup irit untuk mendukung mobilitas hariannya. Ia mengklaim konsumsi BBM motornya mencapai sekitar satu liter untuk jarak 60 kilometer. Kemampuan mesin melewati tanjakan di kawasan Jangli juga menjadi nilai tambah bagi aktivitasnya.

“Untuk konsumsi BBM sangat irit, satu liter bisa menempuh 60 kilometer. Tanjakan di area Jangli yang menantang juga bukan masalah. Dengan Gear Ultima, tarikan mesin di tanjakan terasa enteng banget seperti di jalan datar,” katanya.

Usaha Dian Geprek sendiri dirintis Sovan dan Siti setelah pandemi Covid-19. Kesibukan mengelola bisnis membuat pasangan tersebut hampir tidak memiliki waktu untuk berlibur. Karena itu, kesempatan mengikuti Gear Ultima Picnic pada Minggu, 20 September 2026, menjadi momen istimewa bagi mereka untuk sejenak meninggalkan rutinitas.

Dalam kegiatan tersebut, keluarga Sovan melakukan perjalanan dari Semarang menuju Salatiga sebelum melanjutkan perjalanan dengan Kereta Wisata Kawis dari Stasiun Tuntang menuju Stasiun Jambu. Perjalanan tersebut menghadirkan pengalaman berbeda sekaligus kesempatan menikmati panorama alam kawasan Rawa Pening.

“Panorama alamnya begitu menyegarkan! Melihat indahnya Rawa Pening dari atas kereta wisata benar-benar me-refresh pikiran kami dari rutinitas. Kami sekeluarga juga bisa berkeliling menikmati sejarah di Museum Kereta Api Ambarawa,” tutur Sovan.

Bagi keluarga Sovan, Gear Ultima bukan sekadar kendaraan untuk menunjang mobilitas. Motor tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan usaha Dian Geprek, sekaligus menemani berbagai aktivitas keluarga.

“Pokoknya senang banget! Senang karena usaha kami terus berkembang berkat Gear Ultima, dan senang karena Yamaha telah mengajak kami piknik yang menyegarkan ini. Terima kasih, Yamaha!” pungkas Sovan.(ris)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.