Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Optimisme Warga Jateng Tetap Tinggi, BI Catat IKK Juni 2026 Bertahan di Zona Positif

 

METROJATENG.COM, SEMARANG – Kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadap kondisi perekonomian masih menunjukkan tren positif. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, optimisme konsumen pada Juni 2026 tetap terjaga dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 113,55, atau masih berada di atas level 100 yang mencerminkan kondisi optimistis.

Capaian tersebut sejalan dengan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia secara nasional. Seluruh kota yang menjadi lokasi survei di Jawa Tengah, yakni Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal, juga mencatatkan tingkat keyakinan konsumen yang tetap berada pada zona optimistis.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari H., mengatakan optimisme masyarakat didorong oleh persepsi yang tetap positif terhadap kondisi ekonomi saat ini serta harapan bahwa aktivitas ekonomi akan terus membaik dalam beberapa bulan mendatang.

“Optimisme konsumen Jawa Tengah pada Juni 2026 tetap terjaga. Kondisi ini mencerminkan masyarakat masih memiliki keyakinan terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi ke depan,” ujar Andi Reina Sari dalam siaran pers, Kamis (16/7).

Bank Indonesia mencatat Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) mencapai 106,31, yang menunjukkan masyarakat masih menilai kondisi ekonomi berada pada level positif. Penilaian tersebut terutama didukung oleh persepsi terhadap tingkat penghasilan dan konsumsi barang tahan lama yang masih kuat.

Meski demikian, persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja masih berada di bawah level optimistis. Indikator tersebut menjadi salah satu aspek yang masih perlu terus diperkuat agar kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi semakin meningkat.

Di sisi lain, ekspektasi masyarakat terhadap perekonomian enam bulan mendatang tetap tinggi. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 120,79.

“Tingginya Indeks Ekspektasi Konsumen menunjukkan masyarakat masih optimistis terhadap peningkatan penghasilan, peluang kerja, maupun perkembangan kegiatan usaha pada enam bulan mendatang,” kata Andi.

Menurut Bank Indonesia, terjaganya keyakinan konsumen menjadi sinyal positif bagi perekonomian Jawa Tengah. Optimisme tersebut diharapkan mampu menjaga konsumsi rumah tangga sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi, sekaligus mendorong aktivitas dunia usaha tetap bergerak pada semester II 2026. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.