Hampir 200 Ribu Penumpang Padati Kereta di Wilayah Daop 4 Semarang Selama Libur Tahun Baru Islam
METROJATENG.COM, SEMARANG – Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian selama libur panjang Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Dalam lima hari masa liburan, mulai 12 hingga 16 Juni 2026, hampir 200 ribu pelanggan memadati stasiun-stasiun di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang.
Data KAI Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 198.248 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama periode tersebut. Jumlah itu terdiri atas 99.228 pelanggan berangkat dan 99.020 pelanggan tiba di berbagai stasiun di wilayah operasional Daop 4 Semarang.
Tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari berwisata, mudik singkat, hingga mengunjungi keluarga selama momentum libur panjang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pergerakan penumpang pada periode ini berlangsung cukup seimbang antara arus keberangkatan dan kedatangan.
“Mobilitas masyarakat selama libur panjang Tahun Baru Islam tahun ini menunjukkan pola yang stabil dan seimbang. Hal ini menggambarkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat baik yang meninggalkan maupun menuju wilayah Daop 4 Semarang,” ujarnya.
Lonjakan penumpang paling tinggi terjadi pada akhir pekan. Pada Sabtu (13/6), jumlah pelanggan mencapai 49.023 orang, sedangkan Minggu (14/6) tercatat 48.056 pelanggan. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding hari-hari biasa, menandakan masyarakat memanfaatkan momen libur untuk melakukan perjalanan antarkota.
Sebagai pusat transportasi di Pantura Jawa Tengah, Stasiun Semarang Tawang tetap menjadi stasiun tersibuk dengan melayani 65.902 pelanggan selama periode libur. Disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 45.303 pelanggan, Stasiun Tegal 24.543 pelanggan, Stasiun Pekalongan 17.518 pelanggan, dan Stasiun Pemalang 8.766 pelanggan.
Dominasi dua stasiun besar di Kota Semarang tersebut memperlihatkan peran strategis ibu kota Jawa Tengah sebagai simpul utama mobilitas masyarakat di jalur utara Pulau Jawa.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 33 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari. Selama lima hari masa libur, total kapasitas yang disediakan mencapai 86.318 tempat duduk atau sekitar 17.334 kursi per hari.
Berbagai layanan kereta api menjadi favorit pelanggan, mulai dari KA Kaligung, Ambarawa Ekspres, Kamandaka, Airlangga, Joglosemarkerto, Kedung Sepur, Menoreh, Argo Merbabu, Harina hingga Argo Sindoro.
Sementara itu, kota-kota tujuan yang paling banyak dipilih pelanggan meliputi Jakarta, Bekasi, Surabaya, Solo, Tegal, dan Pekalongan. Destinasi tersebut menunjukkan kuatnya konektivitas antarkota di Pulau Jawa, baik untuk perjalanan wisata, kunjungan keluarga maupun aktivitas sosial lainnya.
Menurut Luqman, KAI terus memastikan seluruh perjalanan berjalan aman dan nyaman melalui kesiapan sarana, pemeriksaan rutin, serta penguatan layanan di stasiun selama masa angkutan libur.
“Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional serta memastikan pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” katanya.
Tingginya okupansi selama libur Tahun Baru Islam ini sekaligus menjadi sinyal bahwa transportasi berbasis rel semakin dipercaya masyarakat sebagai moda perjalanan yang efisien, nyaman, dan mampu menghubungkan berbagai kota di Jawa dengan cepat. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.