Ini Dia 4 Keunggulan Motor Listrik, Lebih Irit dan Minim Biaya Perawatan
METROJATENG.COM, SEMARANG- Motor listrik kian menjadi pilihan di berbagai negara karena dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan. Namun, masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum memahami keunggulan kendaraan roda dua berbasis listrik ini.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi menyampaikan, motor listrik menawarkan efisiensi biaya yang signifikan. Selain itu, kemudahan perawatan menjadi daya tarik utama dibandingkan motor berbahan bakar minyak.
“Kami menyiapkan infrastruktur EV yang andal untuk menunjang ekosistem kendaraan listrik. Kami berharap masyarakat tidak ragu menggunakan kendaraan listrik dan nyaman selama di perjalanan,” katanya.
Keunggulan pertama motor listrik terletak pada efisiensi biaya energi yang bisa mencapai hingga 70 persen. Selain itu, pajak tahunan kendaraan listrik juga relatif lebih murah, bahkan di beberapa daerah mendapatkan keringanan.
Keunggulan kedua adalah akselerasi yang lebih responsif karena torsi instan sejak putaran awal. Hal ini membuat motor listrik lebih nyaman digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan yang padat dan sering berhenti.
Keunggulan ketiga, motor listrik tidak memerlukan perawatan rumit seperti penggantian oli, busi, maupun filter udara. Dengan komponen yang lebih sederhana, biaya perawatan bisa ditekan hingga lebih dari 50 persen dibanding motor konvensional.
Keunggulan keempat adalah ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Hal ini membuat udara menjadi lebih bersih dan sehat, terutama di wilayah perkotaan.
Pengguna motor listrik asal Semarang Yudha mengaku kendaraan listrik sangat membantu aktivitas sehari-hari. Bahkan, motor listrik tetap dapat digunakan dalam kondisi tertentu seperti saat melewati genangan air.
“Selama ini saya menggunakan motor listrik untuk keperluan harian, menerjang banjir di Kota Semarang juga tidak ada masalah selama kompartemen baterai tidak terendam. Untuk charging juga sangat mudah, bisa di rumah atau di charging station umum,” ungkapnya.
Bramantyo menambahkan, PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Jawa Tengah. Hingga April 2026, tersedia 309 unit SPKLU di 189 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah.
Selain itu, terdapat 78 unit SPKLU khusus roda dua serta 530 unit SPLU yang dapat dimanfaatkan pengguna motor listrik. Secara nasional, jumlah SPKLU telah mencapai 4.769 unit di 3.097 lokasi.
Ia berharap dukungan infrastruktur ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Dengan berbagai keunggulan tersebut, motor listrik dinilai menjadi solusi mobilitas masa depan yang hemat dan berkelanjutan.(ris)
Comments are closed.