Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Arus Nataru Masih Tinggi, Daop 4 Semarang Layani 42.777 Penumpang Kereta Api

MEYROJATENG.COM, SEMARANG – Kepadatan penumpang kereta api masih terjadi di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang pada H-2 Tahun Baru 2026. Berdasarkan data hingga Selasa (30/12/2025) pukul 10.00 WIB,  42.777 penumpang tercatat menggunakan moda transportasi kereta api di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Dari jumlah tersebut, 22.373 penumpang berangkat dan 20.404 penumpang tiba di berbagai stasiun Daop 4 Semarang. Tingginya mobilitas masyarakat ini merupakan bagian dari arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

PT KAI mencatat puncak jumlah penumpang selama masa libur Tahun Baru terjadi pada Minggu (28/12/2025) dengan total 64.727 penumpang, yang terdiri dari 34.304 penumpang naik dan 30.423 penumpang turun.

Selama periode angkutan Nataru yang berlangsung selama 13 hari, mulai 18 hingga 30 Desember 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melayani 687.169 penumpang. Rinciannya, sebanyak 345.015 penumpang berangkat dan 342.154 penumpang tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Adapun tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut yaitu Stasiun Semarang Tawang dengan 106.750 penumpang naik dan 103.416 penumpang turun, disusul Stasiun Semarang Poncol dengan 91.129 penumpang naik dan 77.619 penumpang turun, serta Stasiun Tegal dengan 40.961 penumpang naik dan 47.172 penumpang turun.

Mayoritas penumpang dari Daop 4 Semarang memiliki tujuan ke kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Purwokerto, dan Solo. Sementara itu, kereta api jarak jauh favorit selama masa Nataru antara lain KA Ambarawa Ekspres, KA Banyubiru, KA Tawang Jaya, dan KA Kamandaka.

Selama masa angkutan Nataru 2025, KAI Daop 4 Semarang setiap harinya mengoperasikan 34 perjalanan kereta api, terdiri dari 31 KA reguler, 2 KA fakultatif, dan 1 KA tambahan layanan motor gratis, dengan total kapasitas 17.858 tempat duduk per hari.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau para penumpang agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun guna menghindari keterlambatan akibat kemacetan.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan saat Nataru. KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik serta memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tutup Luqman Arif. (*)

Comments are closed.