Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

OJK Jateng – FKIJK Salurkan Dana Pendidikan Bagi 311 Pelajar Disabilitas dan Kurang Mampu

 

METROJATENG.COM, SEMARANG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Tengah memperkuat komitmen peningkatan inklusi keuangan melalui penyaluran dana pendidikan bagi 311 pelajar penyandang disabilitas dan pelajar kurang mampu. Program ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan Jawa Tengah 2025 sekaligus menyambut Hari Disabilitas Internasional.

Sebanyak 166 pelajar penyandang disabilitas menerima bantuan pendidikan dalam kegiatan yang digelar pada Selasa (2/12) melalui sinergi OJK Jateng dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Tema “JATENG JAWARA – JAwa TENGah Jangkau Warga Optimalkan Akses Keuangan” diangkat untuk menegaskan pentingnya perluasan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menuturkan, bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari upaya OJK dan pelaku industri jasa keuangan dalam mendorong pemerataan akses layanan keuangan bagi seluruh warga, termasuk pelajar disabilitas.

“Ini adalah pengingat bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar dan berkembang tanpa hambatan ekonomi maupun fisik,” ujar Hidayat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada IJK yang turut berpartisipasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Sadimin, Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono, pimpinan industri jasa keuangan, serta pelajar dari lima Sekolah Luar Biasa (SLB).

Sadimin menyampaikan bahwa penyaluran dana pendidikan ini merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah, regulator, dan sektor industri dalam membantu masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi budaya kolaborasi yang terus berkelanjutan,” ujarnya.

OJK Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang dan FKIJK juga menyerahkan dana pendidikan kepada 145 pelajar kurang mampu dalam kegiatan terpisah yang digelar pada Jumat (5/12) di Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan LMS OJK Jateng, Taufik Andriawan, menegaskan, bantuan pendidikan merupakan investasi bagi masa depan generasi muda.

“Dukungan ini tidak hanya berupa bantuan biaya, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mandiri dan berdaya,” jelas Taufik.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono turut memberikan apresiasi kepada FKIJK dan IJK yang terlibat.

“Upaya ini adalah kontribusi nyata dalam mendukung dunia pendidikan,” kata Joko.

Edukasi Keuangan

Dalam kedua kegiatan tersebut, dilakukan pula edukasi mengenai manfaat menabung oleh perwakilan OJK Jawa Tengah. Selain itu, 7 bank membuka rekening pelajar sebagai sarana penyaluran dana pendidikan yang bersumber dari donasi 11 industri jasa keuangan anggota FKIJK.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan komitmen OJK bersama industri jasa keuangan dalam mendorong inklusi keuangan serta mendukung tumbuh kembang pelajar, termasuk mereka yang memerlukan dukungan khusus. (*)

 

Comments are closed.