Recover your password.
A password will be e-mailed to you.
METROJATENG.COM, SEMARANG – Di tengah kesibukan pagi Kota Semarang, terdapat sebuah kuliner legendaris yang sudah puluhan tahun menjadi tujuan utama para pecinta sarapan, yaitu Nasi Ayam Bu Nyoto. Berlokasi di Jalan MT. Haryono, Peterongan, kedai sederhana ini selalu dipadati pelanggan sejak buka pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Waktu operasional yang singkat justru membuat banyak orang datang lebih awal agar tidak kehabisan, terutama saat akhir pekan.
Nasi Ayam Bu Nyoto dikenal sebagai salah satu ikon kuliner pagi di Semarang, dengan sejarah panjang sejak tahun 1970. Cita rasanya yang konsisten dari generasi ke generasi membuatnya tetap bertahan di tengah banyaknya pilihan kuliner modern. Meski tempatnya sederhana, para pelanggan mengaku datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga untuk menikmati suasana nostalgia yang tak ditemukan di tempat lain.
Menu andalan di kedai ini adalah nasi ayam lengkap. Satu porsi berisi kombinasi lauk yang menggugah selera, mulai dari telur bacem dengan rasa manis gurih, potongan tahu lembut, suwiran ayam berbumbu, hingga krecek pedas yang menambah sensasi berbeda dalam setiap suapan. Semua komponen tersebut kemudian disiram kuah opor yang gurih dan kaya rempah, memberikan aroma khas yang kerap membuat pelanggan sulit berpaling.
Harga satu porsi nasi ayam di kedai ini sekitar Rp 18.000, nilai yang dianggap sangat terjangkau mengingat reputasi serta kualitas rasa yang melegenda. Tidak mengherankan jika pelanggan yang pernah mampir biasanya akan kembali lagi, bahkan menjadikan tempat ini sebagai tujuan rutin setiap pagi.
Keberadaan Nasi Ayam Bu Nyoto tidak hanya menambah warna dalam dunia kuliner Semarang, tetapi juga menjadi saksi perjalanan kuliner tradisional yang mampu bertahan lebih dari lima dekade. Hingga kini, kedai ini tetap menjadi pilihan favorit warga lokal maupun pendatang yang ingin merasakan cita rasa sarapan khas Jawa yang autentik dan penuh sejarah.
Recover your password.
A password will be e-mailed to you.
Comments are closed.