Distribusi BBM Nasional Dipastikan Aman, Pemerintah dan DPR Perkuat Pengawasan Jelang Akhir Tahun
METROJATENG.COM, JAKARTA – Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah bersama DPR memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional berada pada kondisi aman. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menegaskan bahwa laporan yang diterima pihaknya menunjukkan stabilitas pasokan, pemulihan distribusi, serta kesiapan penyedia energi menghadapi peningkatan konsumsi akhir tahun.
“Pelayanan BBM tidak bermasalah, stok tersedia, dan distribusi sudah kembali normal,” ujar Bambang.
Komisi XII juga menggali penjelasan BPH Migas mengenai rencana relaksasi kuota subsidi BBM. Mekanisme ini memungkinkan pemindahan kuota antarwilayah agar penyaluran lebih merata, terutama bagi daerah yang permintaannya meningkat tajam.
Relaksasi kuota diharapkan mencegah potensi antrean maupun kekurangan stok di kabupaten/kota tertentu.
Lonjakan Konsumsi Nataru
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan bahwa perusahaan menyiapkan langkah khusus menghadapi lonjakan permintaan energi pada akhir November hingga Januari 2026.
Stok nasional saat ini tercatat mampu memenuhi kebutuhan selama 20,2 hari dan ditargetkan naik menjadi 21–22 hari menjelang puncak liburan. Produksi Pertalite juga ditingkatkan hingga 1,4 juta barel.
Untuk memperkuat distribusi, sejumlah langkah disiapkan, yaitu mulai dari penambahan armada kapal BBM, 346 mobil tangki tambahan, pengoperasian mobil tangki kantong di lokasi-lokasi rawan, terminal BBM beroperasi hingga akhir pekan, 1.800 SPBU buka 24 jam mulai pertengahan Desember, serta adanya penambahan awak mobil tangki sebagai tenaga cadangan.
Menutup keterangannya, Bambang Patijaya mengimbau masyarakat tidak terpengaruh isu kelangkaan yang beredar.
“Keterlambatan yang terjadi murni persoalan teknis dan sudah diselesaikan. Pasokan aman, pelayanan berjalan baik, dan semua pihak bekerja maksimal untuk menjaga kenyamanan masyarakat menjelang akhir tahun,” tegasnya.
Comments are closed.