Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkot Pekalongan Mulai Bersih-bersih Lahan Kantor, Siap Bangun Gedung Baru 2026

METROJATENG.COM, PEKALONGAN – Setelah sempat luluh lantak akibat aksi anarkis pada 30 Agustus 2025 lalu, kawasan perkantoran Pemerintah Kota Pekalongan kini bersiap menatap babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) bergerak cepat menuntaskan tahapan pembongkaran tiga gedung utama yang terdampak, sebagai langkah awal menuju pembangunan kembali yang akan dimulai pada 2026 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, SE, atau yang akrab disapa Aaf, menegaskan bahwa proses pembongkaran seluruh bangunan rusak sudah memasuki tahap akhir. Bahkan, hasil appraisal bongkaran telah diumumkan dan dibuka untuk lelang bagi masyarakat yang berminat.

“Bangunan eks Kantor Pemkot yang rusak akan segera diratakan. Nilai appraisal sudah keluar, dan masyarakat dipersilakan ikut mekanisme lelang resmi yang dibuka pemerintah,” ujar Aaf baru-baru ini.

Tiga gedung yang menjadi prioritas pembongkaran adalah Kantor Sekretariat Daerah (Setda), Kantor DPRD Kota Pekalongan, serta Gedung Kantor Pemkot yang menampung sejumlah bagian dan subbagian pemerintahan. Nilai appraisal bongkaran diperkirakan mencapai Rp500 juta, mencakup seluruh kompleks utama pemerintahan.

Menurut Aaf, proses ini bukan sekadar urusan teknis meratakan bangunan. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi simbol pemulihan dan semangat baru bagi masyarakat setelah kejadian yang sempat mengguncang rasa persatuan warga Kota Batik.

“Yang kami bangun bukan hanya gedung, tapi juga semangat, kepercayaan, dan kebersamaan warga. Ini momentum bagi Pekalongan untuk kembali berdiri lebih kuat dan tertib,” tegasnya.

Selama masa pembongkaran dan persiapan lahan, pelayanan publik dipastikan tetap berjalan normal. Pemkot telah menyiapkan sejumlah kantor sementara agar seluruh kegiatan administrasi dan pelayanan masyarakat tidak terganggu.

“Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Semua kantor sementara sudah siap, dan pegawai tetap melayani warga tanpa hambatan,” kata Aaf.

Dengan target pembongkaran rampung sebelum akhir 2025, Pemkot berharap Kementerian PUPR dapat langsung memulai pembangunan pada awal tahun berikutnya. Pembangunan gedung baru tersebut diharapkan menjadi representasi wajah baru pemerintahan yang lebih modern, terbuka, dan melayani.

“InsyaAllah tahun 2026, kantor pemerintahan yang baru sudah mulai dibangun. Kami ingin wajah baru itu mencerminkan Kota Pekalongan yang aman, nyaman, dan penuh semangat gotong royong,” jelasnya.

Comments are closed.