METROJATENG.COM,SEMARANG – Suplemen kolagen semakin digandrungi masyarakat Indonesia, mulai dari bentuk tablet, kapsul, hingga serbuk. Kolagen dipercaya mampu menjaga elastisitas kulit, memperkuat sendi, hingga menyehatkan rambut dan kuku.
Namun, ahli kesehatan mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsinya. Ada beberapa pantangan yang kerap diabaikan, padahal bisa membuat manfaat kolagen berkurang bahkan menimbulkan masalah kesehatan.
Pantangan yang Perlu Diperhatikan
-
Makanan dan minuman tinggi gula
Gula berlebih dapat merusak kolagen alami tubuh dan memperlambat penyerapan kolagen dari suplemen. Selain itu, konsumsi gula dan lemak berlebih juga meningkatkan risiko obesitas serta diabetes. -
Merokok
Kandungan nikotin dan radikal bebas pada rokok mempercepat kerusakan kolagen. Akibatnya, kulit lebih cepat keriput, kusam, dan regenerasi sel terhambat. -
Alkohol
Alkohol bukan hanya mengganggu penyerapan nutrisi, tetapi juga merusak jaringan kolagen dan menyebabkan dehidrasi. Dampaknya, kulit terlihat kering dan lebih cepat menua. -
Mengonsumsi saat perut kosong
Tidak semua produk kolagen aman diminum sebelum makan. Pada sebagian orang, hal ini justru memicu mual hingga nyeri lambung. Ikuti aturan pakai di kemasan atau konsultasikan pada dokter. -
Bersamaan dengan obat tertentu
Kolagen bisa bereaksi negatif jika diminum bersamaan dengan obat pengencer darah atau obat lain seperti teofilin. Interaksi ini berisiko menimbulkan perdarahan maupun efek samping lain.
Meski relatif aman, konsumsi kolagen juga dapat menimbulkan efek samping, mulai dari mual, diare, pusing, hingga ruam pada kulit. Risiko meningkat bila ada riwayat penyakit tertentu seperti gangguan ginjal, hati, atau alergi terhadap protein hewani.
Ahli menyarankan agar masyarakat selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai konsumsi suplemen, terutama jika sedang menjalani pengobatan rutin.
Selain itu, manfaat kolagen akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola makan sehat, cukup vitamin C, serta gaya hidup bebas rokok dan alkohol.
Comments are closed.