Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Gus Ipul Pastikan Bansos Bertambah, Penerima Akan Lebih Tepat Sasaran

METROJATENG.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan sosial (bansos) tidak akan dipangkas, justru diperluas bagi mereka yang benar-benar berhak. Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini sedang menyiapkan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memperkuat sejumlah program.

“Kami akan koordinasi dengan Kemenkeu sebagaimana arahan Presiden, terutama untuk memperkuat program permakanan bagi lansia terlantar di atas 75 tahun, juga untuk 35 ribu penyandang disabilitas,” kata Gus Ipul.

Tak hanya soal bantuan harian, Presiden juga memberi arahan agar Kemensos memperkuat program pemberdayaan. Tujuannya, agar keluarga penerima manfaat (KPM) tidak selamanya bergantung pada bansos.

“Bansos itu sifatnya sementara, pemberdayaan selamanya. Harapannya, tiap tahun akan ada KPM yang naik kelas melalui program graduasi,” jelasnya.

Temuan Mengejutkan

Dalam proses ground check terhadap 12 juta KPM, Kemensos menemukan 1,9 juta penerima tidak lagi memenuhi syarat. Temuan itu termasuk penerima yang berprofesi sebagai anggota DPRD, anggota TNI-Polri, dokter, hingga pegawai BUMN.

Lebih mengejutkan lagi, hasil kerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan ada lebih dari 600 ribu penerima bansos terindikasi terlibat judi online.

“Bagi mereka yang terbukti ikut judi online, tentu tidak bisa lagi menerima bansos. Bansos harus sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan,” tegas Gus Ipul.

Bagi masyarakat miskin yang sebelumnya terhapus dari daftar tetapi masih memenuhi kriteria, Kemensos membuka jalur reaktivasi. Pendaftaran ulang bisa dilakukan melalui desa, kelurahan, atau aplikasi yang terhubung dengan dinas sosial setempat.

“Yang berada di desil 1 dan 2 masih bisa kembali menjadi penerima dengan reaktivasi. Tapi profesi yang tidak sesuai, seperti DPR, dokter, maupun ASN, tidak akan lagi menerima bansos,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Kemensos memastikan bahwa bansos tidak hanya bertambah jumlahnya, tapi juga lebih tepat sasaran.

Comments are closed.