Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Layanan Perizinan di Jateng Tetap Lancar, Minat Investor Asing Tak Surut

METROJATENG.COM, SEMARANG – Pascademonstrasi akhir Agustus lalu, layanan perizinan investasi di Jawa Tengah tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti. Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng memastikan pendampingan Online Single Submission (OSS), penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) berlangsung kondusif.

Pantauan di kantor DPMPTSP Jateng, sejumlah warga dan pelaku usaha tetap memanfaatkan layanan. Agung, staf sebuah perusahaan swasta di Semarang, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.

“Layanannya tetap lancar. Tadi sempat ada kendala sistem, tapi langsung diselesaikan. Semua gratis dan jelas,” ujarnya.

Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Roselasari menegaskan bahwa kondisi serupa juga terjadi di 35 kabupaten/kota serta Mal Pelayanan Publik (MPP). “Ada sedikit penurunan jumlah layanan, tapi tidak signifikan. Pelaku usaha bisa mengakses OSS dari mana saja, sementara yang datang langsung biasanya ingin diskusi atau konsultasi dengan petugas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sakina menekankan bahwa minat investor luar negeri terhadap Jawa Tengah tetap terjaga. Komunikasi intens dengan calon investor, terutama dari Tiongkok dan Korea Selatan, terus dilakukan. “Kami pastikan kondisi Jateng aman dan terkendali. Kami dorong agar investor tidak ragu untuk segera merealisasikan rencana usahanya di sini,” katanya.

Hingga semester pertama 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp45,58 triliun atau 58,19 persen dari target tahunan. Angka itu menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa, sekaligus menyerap 222.373 tenaga kerja. Investor asing mendominasi dengan kontribusi Rp25,63 triliun, sementara penanaman modal dalam negeri mencapai Rp19,95 triliun. Total investasi tersebut melahirkan 59.100 proyek baru di berbagai sektor.

Comments are closed.