Berkat Program JKN, Krisna Bisa Tenang Jalani Hari di Rumah Sakit
METROJATENG.COM, SEMARANG – Hidup sehat menjadi harapan semua orang, namun tak ada yang bisa menduga kapan penyakit datang. Hal itulah yang dialami Lilik Krisna Mahardika, warga Kelurahan Bangetayu , Kota Semarang. Ia harus menjalani perawatan intensif setelah didiagnosa mengalami gangguan pada jantung dan paru-paru.
Krisna bercerita, awalnya ia hanya merasakan gejala tidak biasa di tubuhnya. Perutnya sering nyeri, dan setiap kali makan atau minum, tak lama kemudian langsung muntah. Kondisi itu membuat aktivitasnya terganggu, hingga akhirnya ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat ia terdaftar.
“Dokter bilang ada kelainan pada irama jantung saya, jadi harus dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Krisna saat ditemui di RS Unimus.
Sesampainya di rumah sakit, ia langsung mendapat perawatan medis. Namun, sempat terlintas rasa khawatir tentang biaya yang akan timbul jika harus dirawat beberapa hari. Beruntung, Krisna sudah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.
“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, saya tidak tahu bagaimana. Semua orang juga tahu, biaya perawatan rumah sakit itu tidak murah. Tapi dengan adanya JKN, semua tindakan medis seperti rontgen jantung, paru-paru, sampai obat-obatan, dijamin penuh tanpa harus mengeluarkan biaya,” ungkapnya lega.
Menurut Krisna, pelayanan kesehatan yang ia terima di RS Unimus cukup memadai. Ia pun berharap program JKN terus dipertahankan dan semakin ditingkatkan kualitasnya, agar lebih banyak masyarakat bisa merasakan manfaat yang sama.
“Program ini benar-benar membantu masyarakat kecil seperti saya. Saya merasa tenang bisa fokus pada penyembuhan tanpa harus pusing memikirkan biaya,” tambahnya sambil tersenyum. (*)
Comments are closed.