Tiga Platform Digital Besar Diblokir Komdigi karena Tak Patuhi Aturan Pendaftaran
METROJATENG.COM, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menunjukkan ketegasan dalam menertibkan ruang digital nasional. Tiga platform digital internasional, yakni PT Dunia Luxindo (Bath & Body Works), eBay Inc dan KLM Royal Dutch Airlines, resmi dikenai sanksi pemutusan akses karena tidak memenuhi kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat di Indonesia.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa tindakan pemblokiran ini merupakan sanksi administratif sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020.
“Access blocking ini adalah langkah tegas dari negara kepada PSE yang abai terhadap kewajiban pendaftaran. Ini bukan langkah pertama, tetapi sudah melalui tahapan surat notifikasi, peringatan, hingga siaran pers,” tegas Alexander melalui rilis yang disampaikan.
Ia menambahkan, ketiga PSE tersebut tidak menunjukkan komitmen nyata untuk melakukan pendaftaran sistem elektronik hingga batas waktu yang ditentukan, meskipun telah diberi peringatan secara resmi.
Langkah pemutusan akses ini menjadi bukti komitmen Komdigi dalam menegakkan aturan hukum demi menciptakan ekosistem digital yang tertib, adil, dan aman bagi masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menciptakan kesetaraan antara PSE domestik dan asing dalam menjalankan layanan di Indonesia.
“Kami ingin ruang digital yang bertanggung jawab, dan layanan digital yang digunakan masyarakat harus terdaftar secara resmi agar ada perlindungan hukum,” ujar Alexander.
Komdigi juga mengimbau seluruh penyedia layanan digital untuk segera melakukan pendaftaran melalui sistem OSS (Online Single Submission) sebelum beroperasi di Indonesia, serta memperbarui data secara berkala jika ada perubahan layanan.
Bagi PSE yang belum memahami proses pendaftaran, panduan lengkap tersedia di laman resmi: https://s.komdigi.go.id/pendaftaranpseprivat
Comments are closed.