Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkab Rembang Siapkan Rombel Tambahan, Pastikan Tak Ada Lulusan SD yang Terlantar

METROJATENG.COM, REMBANG – Kekhawatiran para orang tua soal nasib anak-anak mereka yang belum tertampung di SMP akhirnya mendapat jawaban. Pemerintah Kabupaten Rembang langsung tancap gas merespons kondisi ini dengan merancang solusi konkret: menambah rombongan belajar (rombel) di sejumlah SMP negeri.

Bupati Rembang, Harno, menegaskan bahwa secara total daya tampung sekolah sebenarnya mencukupi. Namun, distribusi siswa yang tidak merata serta kendala geografis menjadi hambatan utama.

“Di satu daerah ada yang kelebihan siswa, di tempat lain malah kekurangan. Jadi bukan soal kapasitas, tapi soal lokasi dan akses,” jelas Harno.

Ia mengimbau masyarakat untuk tenang dan menunggu langkah selanjutnya. Pemerintah tengah mempertimbangkan sejumlah solusi, seperti memperpanjang masa pendaftaran dan membuka komunikasi dengan pemerintah pusat agar tidak ada satu pun lulusan SD yang tertinggal.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Rembang, Supriyadi, menyebut dua sekolah sudah dipastikan akan menambah rombel, yaitu SMP Negeri 5 Rembang dan SMP Negeri 3 Pamotan. Namun, ia membuka peluang sekolah lain menyusul setelah pendataan lengkap selesai dilakukan.

“Kita tunggu laporan dari kepala sekolah. Prinsipnya, Pemkab siap menambah rombel di wilayah yang memang butuh,” ujarnya.

Namun prosesnya tak semudah menambah bangku di ruang kelas. Semua perubahan harus diinput melalui sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang diawasi pemerintah pusat. Pemkab pun akan segera melobi Kementerian Pendidikan agar membuka akses penambahan tersebut.

“Ini bukan kewenangan daerah semata, jadi kita akan konsultasi ke Jakarta. Tapi yang jelas, ini sedang kita perjuangkan,” tegas Supriyadi.

Langkah-langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Rembang dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak di wilayahnya.

Comments are closed.