Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

10 Besar Provinsi Lolos Seleksi Awal MQK Nasional 2025

METROJATENG.COM, JAKARTA – Panggung prestasi para santri dari seluruh pelosok Tanah Air mulai memanas! Kementerian Agama RI resmi mengumumkan 10 besar provinsi terbaik dalam seleksi tahap awal Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional 2025 yang digelar secara serentak berbasis Computer-Based Test (CBT) pada 17–19 Juni 2025.

Surat keputusan Dirjen Pendidikan Islam bernomor B-104/Dt.I.V/PP.00.7/06/2025  mencatat nama-nama terbaik dari tiap provinsi, yang akan melaju ke tahap seleksi lanjutan sebagai wakil resmi daerah masing-masing dalam ajang kompetisi kitab kuning terbesar di Indonesia.

“Proses ini bukan sekadar seleksi, tapi juga penyaringan intelektual dari pesantren dan Ma’had Aly seluruh negeri,” ujar Dirjen Pendidikan Islam, Suyitno.

Ia menekankan bahwa MQK Nasional adalah wadah penting untuk menumbuhkan semangat intelektual, bukan hanya adu kepandaian, melainkan juga bentuk nyata pemeliharaan tradisi keilmuan pesantren yang telah bertahan ratusan tahun.

Sementara itu, Direktur Pesantren, Basnang Said, menjelaskan bahwa daftar 10 besar ini hanya langkah awal. Selanjutnya, Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota (Kankemenag) bertugas menyeleksi satu wakil terbaik dari tiap mata lomba untuk menjadi duta provinsi.

“Kami ingin memastikan setiap wakil provinsi benar-benar siap bersaing, tak hanya cerdas tapi juga matang secara teknis dan mental,” ujarnya.

Basnang juga mendorong agar hasil seleksi ini segera disosialisasikan kepada seluruh pesantren dan Ma’had Aly, agar proses pembinaan lanjutan bisa segera dimulai. Ia pun mengingatkan pentingnya koordinasi antarpihak karena pelaksanaan MQK tahun ini mengalami beberapa penyesuaian teknis.

Menariknya, tiga cabang lomba unggulan, yaitu Bahtsul Kutub, Debat Qanun, dan Tarkib Digital, diperuntukkan khusus untuk santri dari Ma’had Aly. Peserta yang lolos seleksi CBT akan melanjutkan ke babak semifinal dan final yang dilangsungkan secara langsung di lokasi MQK Nasional 2025.

Untuk jenjang Ula dan Wustha, seleksi penyisihan tetap dilakukan secara daring, sedangkan Ulya akan diselenggarakan secara luring terpusat di Pesantren As’adiyah, Sengkang yang tahun ini menjadi tuan rumah.

Dengan ribuan santri bersaing lewat ilmu dan dedikasi, MQK 2025 diprediksi menjadi salah satu ajang keilmuan paling dinamis tahun ini. Semua hasil seleksi dan informasi teknis dapat diakses melalui laman resmi: https://mqkn.kemenag.go.id

“MQK bukan hanya tentang menang, tapi tentang menjaga warisan keilmuan pesantren dan memperkuat jati diri santri sebagai penjaga khazanah Islam,” tutup Basnang.

Comments are closed.