Hari Pertama Pendaftaran SMP di Rembang Diserbu Pendaftar, Kuota di Sejumlah Sekolah Langsung Nyaris Penuh
METROJATENG.COM, REMBANG – Hari pertama pembukaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Rembang, Senin (23/6/2025), langsung disambut antusias luar biasa dari masyarakat. Sejak pagi buta, sejumlah sekolah negeri favorit sudah dipadati calon siswa dan orang tua yang ingin memastikan anaknya mendapat bangku sekolah terbaik.
Tiga sekolah negeri yang jadi incaran utama, yaitu SMPN 1 Rembang, SMPN 2 Rembang, dan SMPN 1 Lasem, mengalami lonjakan pendaftar hanya dalam hitungan jam. Di SMPN 2 Rembang, misalnya, jumlah pendaftar langsung melampaui kuota yang tersedia.
“Baru hari pertama, pendaftar sudah tembus lebih dari 300, sementara kuotanya hanya 288 siswa,” ungkap Isti Choma Wati, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dindikpora Rembang sekaligus penanggung jawab pelaksanaan SPMB.
Meski istilah “sekolah unggulan” secara resmi sudah dihapus, kecenderungan masyarakat memilih sekolah dengan rekam jejak akademik dan non-akademik mentereng masih sangat kuat. “Faktor reputasi tetap jadi daya tarik utama,” tambah Isti saat meninjau pelaksanaan pendaftaran di beberapa sekolah.
SPMB tahun ini menyediakan empat jalur penerimaan, yaitu zonasi domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi orang tua. Untuk jalur prestasi, hanya kejuaraan yang bersifat berjenjang dan diakui dari tingkat kabupaten hingga internasional yang bisa digunakan sebagai dasar seleksi.
“Kami mengacu pada regulasi pusat, jadi semuanya harus terverifikasi dan sesuai aturan,” tegas Isti.
Menariknya, pihak sekolah tidak hanya menerima pendaftar, tetapi juga aktif memberikan pendampingan langsung kepada calon siswa dan orang tua. Langkah ini diambil agar proses pendaftaran berjalan lancar, minim kendala, dan transparan.
Adapun proses verifikasi data dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juni 2025, sementara pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 30 Juni 2025. Seluruh tahapan, mulai dari PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta, dilaksanakan secara serentak dan mendapat pengawasan ketat dari Dindikpora.
Sebagai bentuk keterbukaan, Dindikpora Rembang juga membuka layanan aduan melalui WhatsApp di nomor 0823-1390-9033, serta kanal media sosial resmi Instagram @dindikporarembang.
Comments are closed.