Paparkan Visi Misi, Bupati Banyumas dan DPRD Siap Bersinergi Wujudkan Banyumas yang Produktif, Adil dan Sejahtera
BERITA ADVETORIAL
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono memaparkan visi-misi dalam rapat paripurna DPRD Banyumas, Senin (3/3/2025). Dalam paparan tersebut, berbagai program telah disusun bersama Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti untuk mewujudkan Kabupaten Banyumas yang produktif, adil dan sejahtera.
“Meningkatkan kualitas hidup dan daya saing manusia, menguatkan ekonomi kerakyatan yang maju, mandiri dan menyejahterakan, meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing daerah serta meningkatnya keberlanjutan alam dan lingkungan hidup untuk mewujudkan Banyumas yang produktif, adil dan sejahtera,” kata Sadewo.
Dalam upaya mewujudkan visi-misi tersebut, sudah disusun Trilas Program yang diantaranya, komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan transportasi sekolah yang murah dan aman, serta pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi yang tidak mampu. Sadewo-Lintarti juga berkomitmen merealisasikan insentif untuk operasional pesantren, insentif untuk RT-RW, serta memajukan seni, budaya dan olahraga.
Hal lain yang juga menjadi perhatian adalah petani muda yang akan difasilitasi dengan berbagai pelatihan serta kemudahan akses dalam permodalan dalam upaya menuju swasembada pangan lokal, penguatan koperasi dan percepatan pembangunan kawasan industri. Kemudian pengembangan desa wisata, serta percepatan pengentasan kemiskinan dan stunting.
“Dalam upaya mempercepat pembangunan kawasan industri ini, tentu kita butuh dukungan dari DPRD Banyumas, terutama terkait peraturan daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar segera dapat diselesaikan. Kami menyadari, untuk mewujudkan visi-misi tersebut bukanlah hal yang mudah, namun dengan kerja keras dan sinergitas yang terbangun, cita-cita mulia ini akan bisa diwujudkan, karena itu, kami mohon dukungan sepenuhnya dari DPRD Banyumas,” ucapnya.

Beragam Prioritas
Usai memaparkan visi-misi, Sadewo mengatakan, banyak prioritas yang akan dikerjakan, mulai dari kasus Kebondalem, Sapphire Mansion Purwokerto, Pasar Ajibarang dan lainnya. Sebagaimana diketahui, sejak masih menjabat sebagai wakil bupati pada periode sebelumnya, Sadewo memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembalikan aset-aset pemkab.
“Dulu sewaktu masih menjadi wakil bupati, saya sudah mengembalikan 217 hektar tanah ruislagh milik pemkab yang bermasalah, aset tersebut lebih dari 500 bidang tanah. Harapannya, setelah sekarang menjadi bupati, menjalin sinergitas dengan semua pihak, untuk mengembalikan aset-aset lainnya,” ungkap bupati dari PDI Perjuangan ini.
Bahkan, sebelum resmi dlantik sebagai bupati Banyumas, Sadewo juga sudah melangkah untuk melobi Kementerian Pekerjaan Umum dalam hal perbaikan jembatan gantung di Patikraja, serta perbaikan jalan di Dawuhan. Gerak cepat Sadewo ini, mampu menghadirkan Menteri PU, Dody Hanggodo untuk datang langsung ke Banyumas beberapa waktu lalu.
Sinkronisasi Visi-Misi dengan RKPD
Ketua DPRD Banyumas, Subagyo S.Pd, M.Si menyatakan, pihaknya siap bersinergi dan mendukung sepenuhnya program-program yang diusung bupati dan wakil bupati Banyumas. Menurutnya, setelah pemaparan visi-misi ini, akan segera dilakukan sinkronisasi visi-misi dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Visi-misi ini akan dituangkan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dalam waktu dekat akan dilakukan sinkronisasi dengan RKPD. Untuk hal-hal yang perlu dilengkapi, seperti misalnya butuh peraturan daerah, kami dari DPRD siap untuk mendukung,” jelasnya.
Subagyo menegaskan, pada dasarnya yang tertuang dalam visi-misi bupati dan wakil bupati, juga menjadi keresahan DPRD sejak lama, seperti persoalan bangunan mangkrak ataupun Pasar Ajibarang.
“Penataan kota dari bangunan mangkrak, sudah menjadi perhatian kita sejak lama. Sebisa mungkin akan kita upayakan bangunan mangkrak diselesaikan, seperi bangunan Ritamall bagian atas yang berlokasi di depan Alun-Alun Purwokerto, ini sangat mengganggu pemandangan, termasuk juga persoalan Pasar Ajibarang, sudah kita undang pihak pengembang dan Dinperindag serta pedagang untuk duduk bersama. Intinya, hal-hal yang menjadi prioritas dari bupati dan wakil bupati, juga menjadi prioritas DPRD selama ini dan kita siap untuk bersinergi agar semuanya bisa tuntas,” paparnya.

Serah Terima Jabatan
Sementara itu, sebelum pemaparan visi-misi, telah dilakukan serah terima jabatan bupati dan wakil bupati Banyumas dari Pj Bupati Iwannudin Iskandar kepada Bupati Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti. Sertijab berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Kepala OPD se-Kabupaten Banyumas, perwakilan camat, lurah dan kepala desa serta tokoh masyarakat di Pendopo Sipanji Purwokerto.
Pada kesempatan tersebut Iwanuddin menuturkan rasa terima kasihnya kepada para OPD, Forkompimda dan stakeholder yang telah berkolaborasi dengan baik semasa ia menjadi penjabat bupati, ia menjelaskan capaian-capaian yang telah dihasilkan selama 5 bulan kepemimpinanya dapat terjadi berkat kerja keras dari OPD di Banyumas dan kolaborasi yang baik dengan Forkompimda dan stakeholder
“Bukan hasil kerjanya seorang Pj Bupati semata,” ujarnya
Ia mengungkapkan posisi Banyumas yang terdiri dari 27 kecamatan, 30 kelurahan dan 301 desa merupakan posisi yang tidak mudah untuk dikelola namun ia meyakini para jajaran akan siap untuk membantu dalam mensejaterahkan masyarakat dan mendukung program yang akan berjalan nantinya
Bupati Sadewo menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Iwanuddin Iskandar yang telah menjalankan tugas sebagai Pj Bupati Banyumas dengan penuh dedikasi dalam membangun dan menyelesaikan permasalahan di Banyumas.
“Terima kasih kepada Pj Bupati Iwannudin yang telah memimpin dengan bijaksana dan menjaga Banyumas dalam kondisi yang baik,” kata Sadewo.
Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan DPRD, serta langkah cepat yang sudah mulai dilaksanakan, harapan untuk mewujudkan Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera semakin dekat. Sinergi antara Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD serta berbagai pihak lainnya, menjadi pondasi yang kokoh untuk mencapai visi dan misi tersebut.
Comments are closed.