Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Program “Smart Dustbin” Tingkatan Kesadaran Kebersihan Lingkungan

*di MTs Muhammadiyah Program Khusus Bayat Klaten

METROJATENG.COM, KLATEN-  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja inovatif bertajuk “Smart Dustbin” di MTs Muhammadiyah Program Khusus Bayat, Desa Krakitan, Kelurahan Bayat, Kabupaten Klaten. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi sensorik dalam pengelolaan sampah, dengan menggunakan perangkat Arduino Nano dan sensor ultrasonik.

Diketuai oleh Dimas Rama Wijaya (Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer UNS), tim terdiri dari 9 anggota. Kesembilan anggota tersebut adalah Irfan Fadlani (Pendidikan Teknik Bangunan UNS), Amanda Alya Kamilla (Pendidikan Fisika), Salmaa Anisah Rodhiyah (Pendidikan Fisika UNS), Ricky Jatmiko (Pendidikan Teknik Mesin UNS), Ayu Bunga Mutiara Sari (Pendidikan Bahasa Jawa UNS), Fitri Handayani (Pendidikan Bahasa Jawa), Zivana Erishinta Syaharani (Pendidikan Bahasa Jawa UNS), Dyah Ayu Syafinah (Pendidikan Ekonomi UNS), dan Rastika Erning Bidari (Pendidikan Ekonomi UNS). Dalam melaksanakan program tersebut, mahasiswa KKN didampingi oleh Tya Resta Fitriana, S. Pd, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Program kerja “Smart Dustbin” adalah inisiatif yang mengintegrasikan teknologi modern untuk menciptakan tempat sampah sensorik otomatis. Dalam program ini, mahasiswa KKN memaparkan cara kerja dari sensor ultrasonik yang mendeteksi keberadaan sampah dengan mengukur jarak antara sensor dan objek.

“Ketika objek terdeteksi dalam jarak tertentu, Arduino Nano mengirimkan sinyal ke servo motor untuk membuka tutup tempat sampah secara otomatis. Setelah beberapa detik, tutup akan menutup kembali, menjaga kebersihan dan mengurangi risiko penyebaran penyakit melalui kontak langsung”, jelas Dimas Rama Wijaya, Ketua Tim KKN.

Proses pembuatan melibatkan pemasangan komponen seperti Arduino Nano, sensor ultrasonik, dan servo motor, serta penulisan kode program untuk mengatur kerja sistem. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kebersihan dalam pengelolaan sampah, dengan memberikan solusi higienis dan praktis melalui penggunaan teknologi. Selain itu, inovasi ini juga
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam manajemen sampah.

Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengenalan teknologi “Smart Dustbin” Oleh Mahasiswa KKN UNS. Foto : Dok.KKN/metrojateng.com

 

 

Pelaksanaan program kerja ini melibatkan seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 MTs Muhammadiyah Program Khusus Bayat. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengenalan teknologi “Smart Dustbin”.

“Mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara kerja “Smart Dustbin”, mulai dari penggunaan sensor ultrasonik hingga proses otomatisasi dalam mendeteksi dan membuka tutup tempat sampah. Setelah demonstrasi, para peserta didik diberi kesempatan untuk mencoba langsung menggunakan “Smart Dustbin”, di bawah bimbingan mahasiswa KKN”, kata Tya Resta Fitriana, S. Pd, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Selama program berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan rasa ingin tahu mengenai teknologi yang digunakan. Mereka juga aktif bertanya dan berpartisipasi dalam sesi diskusi yang membahas manfaat teknologi ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab, penyampaian kesan dan pesan dari peserta. Peserta didik terlihat sangat terkesan dengan inovasi yang diperkenalkan dan bersemangat untuk menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan dengan bantuan teknologi ini di sekolah mereka.

“Dengan terlaksananya program kerja “Smart Dustbin”, diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan termotivasi untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi demi kebaikan bersama”, tutup Tya.

Comments are closed.