Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Ini Empat Hal yang Membuat Hewan Tidak Sah Disembelih Untuk Kurban

0

METROJATENG.COM, SEMARANG – Kurban tidak semata hanya menyembelih hewan dan membagikan saja. Namun,, ada beberapa persyarakat hewan sah dijadikan kurban, berikut penjelasannya.

Pertama, hewan sah disembelih untuk kurban adalah kedua matanya utuh. Sehingga bagi hewan yang salah satu saja matanya buta atau rusak, tidak sah dijadikan hewan kurban.

Kedua, hewan kurban dalam kondisi bisa berdiri tegak, dalam arti kedua kakinya utuh dan tidak cacat. Sekalipun hewan kurban menjadi pincang akibat dirubuhkan saat hendak disembelih, tetap dianggap tidak sah. Sehingga bagi juru sembelih halal (juleha) harus berhati-hati.

Ketiga, hewan kurban yang dalam kondisi sakit tidak sah dijadikan kurban. Termasuk didalamnya, hewan kurban yang kondisinya kurus dan dagingnya rusak.

Keempat, hewan kurban yang terputus sebagian atau semua telinganya tidak sah untuk kurban. Termasuk juga bagian ekor harus utuh. Hewan kurban harus dalam kondisi utuh dan lengkap anggota badannya.

Sedangkan untuk hewan bertanduk, jika pecah bagian tanduknya tetap sah dijadikan sebagai hewan kurban.

Selain keempat hal tersebut, yang juga wajib diperhatikan adalah usia hewan yang akan dijadikan kurban. Sesuai syariat, untuk domba minimal sudah berusia satu tahun, sehingga saat disembelih usianya sudah memasuki tahun kedua. Sedangkan untuk kambing, minimal harus berusia dua tahun dan sapi minimal juga harus berusia dua tahun. Kedua hewan tersebut baru sah dijadikan kurban saat memasuki usia ketiga tahun.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.