Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

BPJS Menunggak, Bisa Dicicil Saat Mengurus SIM

0

METROJATENG.COM, JAKARTA – Mulai 1 Juli 2024, mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) akan menggunakan persyaratan BPJS Kesehatan. Aturan tersebut akan diuji coba hingga 30 September 2024. Bagi peserta BPJS yang menunggak, Polri menyiapkan beberapa skema pembayaran, antara lain dengan cara dicicil.

Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol. Heru Sutopo menjelaskan, pemohon SIM yang memiliki tunggakan BPJS tetap bisa melanjutkan proses pengurusan SIM dengan beberapa syarat. Jika ingin melunasi tunggakan, terdapat berbagai kanal pembayaran yang dapat diakses.

Bagi yang belum mampu melunasi secara penuh, tersedia opsi cicilan iuran melalui pendaftaran daring. Bukti pendaftaran dalam program cicilan sudah cukup untuk memenuhi persyaratan.

“Kemudian bagi yang belum mampu melunasi, kami juga menyediakan fasilitas kemudahan melalui program cicilan iuran, dimana pendaftaran melalui daring dan bukti pendaftaran program cicilan iuran sudah cukup menjadi bukti untuk bisa mengurus SIM”, terangnya.

Status kepesertaan aktif BPJS Kesehatan dapat dicek melalui layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165 atau melalui Aplikasi Mobile JKN. Pemohon yang menunggak bisa melampirkan bukti pelunasan tunggakan atau mengikuti Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB).

Kewajiban memiliki BPJS Kesehatan sebagai syarat pengurusan SIM diatur dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 2 tahun 2023, yang merupakan perubahan atas peraturan tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM.

Leave A Reply

Your email address will not be published.