Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Sido Muncul Beri Bantuan Rp 200 Juta Untuk Korban Banjir Bandang Luwu Sulsel

 

METROJATENG.COM, LUWU – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul.Tbk, memberikan bantuan Rp 200 juta untuk korban banjir bandang di Luwu Sulawesi Selatan. Bantuan ini disalurkan melalui Kodam XIV/Hasanuddin Makassar, untuk disalurkan kembali kepada masyarakat terdampak banjir bandang.

Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat akan didistribusikan melalui Kodam XIV/Hasanuddin Makassar dalam bentuk bahan makanan, pakaian, obat-obatan, dan lain-lain.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban bagi masyarakat terdampak bencana masyarakat yang terkena bencana dan selalu diberikan kekuatan dengan apa yang baru saja mereka alami,” ujar Irwan dalam keterangannya, persnya, Selasa (14/5/2024)

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Sudo Muncul atas bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan pada Jumat, (3/5/2024). Banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan berdampak pada 13 kecamatan, yaitu: Kecamatan Suli, Kecamatan Latimojong, Kecamatan Suli Barat, Kecamatan Ponrang Selatan, Kecamatan Ponrang, Kecamatan Bupon, Kecamatan Larompong, Kecamatan Larompong Selatan, Kecamatan Bajo, Kecamatan Bajo Barat, Kecamatan Kamanre, Kecamatan Belopa, dan Kecamatan Belopa Utara.

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat. (tya)

 

Aster Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Eko Saptono mengatakan, bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam.

Eko menambahkan, bencana alam ini menelan 14 orang korban jiwa. Dengan 1.385 keluarga terdampak, dan 115 jiwa mengungsi di beberapa masjid dan rumah kerabat. 1.867 unit rumah terdampak, 103 unit rumah rusak berat.

Sementara 42 unit rumah hanyut, 4 titik ruas jalan terdampak, 1 unit jembatan terdampak, 14 unit kendaraan roda dua dan roda empat terdampak, serta lahan persawahan dan perkebunan warga terdampak. (tya)

Comments are closed.