Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Awal Tahun, Walikota Semarang Identifikasi Permasalahan Banjir

METROJATENG.COM, SEMARANG – Memasuki hari ke tiga di tahun 2024, hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang. Banjir serta genangan air yang banyak dikeluhkan warga, disikapi Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dengan mengidentifikasi persoalan banjir.

Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melihat langsung kawasan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara yang sering banjir. Warga sempat mengeluhkan adanya limpasan air laut dan rob ditambah intensitas hujan tinggi yang mengakibatkan genangan tinggi di wilayah Bandarharjo.

 Menanggapi hal tersebut, Mbak Ita mendatangi lokasi dan mencari sumber permasalahan serta solusinya. Ia juga bertanya langsung kepada warga serta mendengarkan keluhan mereka.

“Kami langsung melakukan sidak dan meninjau kawasan Bandarharjo dan mencari sumber permasalahan dan solusinya bersama, kita tanya juga warga inginnya seperti apa”, kata Mba Ita.

Koordinasi dengan Pelindo

Dari kunjungan tersebut diketahui bahwa kondisi rawa yang kedudukan lebih tinggi dari rumah warga, menjadi penyebab munculnya genangan air di kawasan Bandarharjo dan kampung Ujung Seng.

“Ini karena ada dua sisi tanah milik Pelindo yang menghadap ke laut dan ke rumah warga. Dan tanah Pelindo itu belum ditembok, kalau air dari laut atau rawa itu penuh, airnya lari ke permukiman warga. Sehingga perlu kami koordinasikan dengan Pelindo” jelas Mbak Ita.

Rencananya, tahun 2024 ini akan dibangun Rumah Pompa untuk mengeluarkan air dari wilayah Bandarharjo yang berlokasi di Kampung Ujung Seng, Semarang Utara.

Comments are closed.