Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Tertabrak Ka di Perlintasan Tanpa Paling Pintu , Dua Penumpang Mobil Tewas

0

METROJATENG.COM, SEMARANG-Kecelakaan maut menimpa pasutri Alip Mukhtarudin (55) dan istrinya Surati tidak terhindarkan. . Mereka, tewas akibat mobil yang dikendarai pasangan suami istri (pasutri) mogok diatas rel kereta api ((KA) tertabrak  KA, Kamis (23/2) siang di perlintasan KA tidak berpalang pintu di kawasan Kampung Purwosari, Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Semarang.

Peristiwa tragis itu terjadi diduga mobil pasutri itu ketika melewati perlintasan KA tidak berpalang pintu tiba tiba mogok. Saat itu uga muncul
Kereta Api Argo Bromo Anggrek Jurusan Surabaya–Semarang. Akibatnya kecelakaan maut tidak terhindarkan.Mobil Daihatsu Xenia H 8892 DK yang mereka tumpangi diterjang dan terpental.

Dua penumpang pasutri Alip Mukhtarudin ) dan istrinya Surati asal Salatiga terhempas dan jatuh di tempat terpisah dan tewas  dengan kondisi luka mengenaskan. .Mayat Surati jatuh di perlintasan rel, sedangkan mayat suaminya di atas jembatan.

“Korbannya ada dua, laki-laki dan perempuan, yang, perempuan di bawah rel dan korban laki-laki di atas jembatan”, jelas Slamet, seorang saksi di lokasi kejadian.

Slamet menjelaskan sebelum tertabrak, mobil berjalan dari arah utara ke selatan.

Evakuasi – Ptugas langsir tengah melakukan proses penggandengan lokomotif pengganti oleh agar kereta api bisa beroperasi lagi. (ist/tya)

 

“Namun,ketika mobil berada di atas rel tiba-tiba berhenti. warga ang melihat meneriaki agar mibil  jalan, tapi tidak dengar, dan langsung tertabrak  KA yang melintas cepat.dan mobil terpental sejauh lima meter dan menabrak jembatan rel hingga rinsek ,”  ceritanya.

Kapolsek Gayamsari Semarang, Kompol Hengki Prasetyo yang datang di lokasi kejadian mengatakan evakuasi mobil yang rinsek sempat mengalami kendala lantaran bodi mobil terjepit jembatan rel.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko mengatakan sebelum terjadinya temperan, masinis telah membunyikan klakson lokomotif (Semboyan 35) secara berulang-ulang.
Ia mengatakan dengan adanya musibah itu setelah dilakukan pengecekan rangkaian KA ditemukan tangki BBM lokomotif mengalami bocor dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Kemudian disiapkan lokomotif pengganti untuk menarik rangkaian dari KM masuk setasiun Semarang Tawang. Kemudian, selang 60 menit kereta dengan lokomotif pengganti meneruskan perjalanan sampai tujuan akhir.

Ia menyampaikan permohonan maaf pada pelanggan atas kejadian dan kelambatan  yabg terjadi. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.