Nityakara Gelar Pameran Foto Rama dan Shinta
*Ajak Mahasiswa Lestarikan Tari Tradisional
METROJATENG.COM, SEMARANG- Komunitas Nityakara menggelar kampanye pelestarian budaya tari tradisional melalui pameran foto bertema Rama dan Shinta di Taman FTIK Universitas Semarang (USM), Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 17.30 WIB tersebut diikuti oleh mahasiswa dan dosen sebagai upaya meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap seni tari tradisional Indonesia.
Melalui pameran ini, Nityakara menampilkan berbagai karya fotografi yang mengangkat kisah Rama dan Shinta, tokoh dalam epos Ramayana yang memiliki peran penting dalam perkembangan seni tari tradisional di Indonesia. Setiap foto yang dipamerkan menggambarkan nilai-nilai luhur seperti kesetiaan, keberanian, pengorbanan, dan cinta yang diekspresikan melalui gerak dan estetika tari tradisional.
Tidak hanya menyajikan karya visual, kegiatan ini juga menghadirkan program interaktif bertajuk Pojok Harapan. Melalui fasilitas tersebut, para pengunjung dapat menuliskan pesan, gagasan, serta harapan mereka terkait upaya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Ketua pelaksana kegiatan, Farrel Muhammad, mengatakan bahwa tema Rama dan Shinta dipilih karena memiliki nilai historis dan budaya yang kuat, sekaligus masih relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
“Pameran ini merupakan upaya untuk mengapresiasi dan melestarikan kekayaan seni tari tradisional melalui karya fotografi yang sarat nilai budaya. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap warisan budaya Indonesia,” ujarnya.
Menurut Farrel, pameran foto menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan kembali seni tari tradisional kepada mahasiswa dengan pendekatan yang lebih dekat dan menarik. Melalui perpaduan fotografi dan budaya, peserta diajak untuk memahami bahwa seni tradisional tidak hanya menjadi bagian dari masa lalu, tetapi juga memiliki makna yang relevan bagi kehidupan saat ini.
Melalui kampanye ini, Nityakara berharap pameran foto bertema Rama dan Shinta dapat menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih mengenal, menghargai, dan turut melestarikan kekayaan budaya Indonesia, khususnya seni tari tradisional.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.