Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

April 2026, Inflasi Jateng Terkendali di 2,11 Persen

METROJATENG.COM, SEMARANG- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Jawa Tengah pada April 2026 sebesar 2,11 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 111,03.

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said menyampaikan, capaian inflasi tersebut masih dalam kondisi terkendali. Ia menjelaskan pergerakan harga relatif stabil dengan variasi antarwilayah.

“Inflasi Jawa Tengah pada April 2026 secara tahunan tercatat sebesar 2,11 persen,” katanya.

Dijelaskan, inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal sebesar 2,30 persen dengan IHK 111,79. Sementara inflasi terendah terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 1,76 persen dengan IHK 112,93.

“Perbedaan inflasi antar daerah dipengaruhi dinamika harga komoditas di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Ditambahkan, secara bulanan Jawa Tengah mengalami deflasi sebesar 0,03 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas dibanding bulan sebelumnya.

“Deflasi bulan ke bulan pada April 2026 tercatat sebesar 0,03 persen,” tambahnya.

Menurutnya, secara kumulatif sejak awal tahun hingga April 2026, inflasi year to date (y-to-d) tercatat sebesar 0,95 persen. Angka ini mencerminkan perkembangan harga yang masih relatif terkendali.

“Inflasi tahun kalender hingga April 2026 sebesar 0,95 persen,” ungkapnya.

Dikatakan, BPS terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas inflasi daerah. Pengendalian inflasi menjadi penting untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Stabilitas harga perlu dijaga agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.(ris)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.