Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PLN Siagakan Ribuan Personel, Pastikan Listrik Andal dan SPKLU Siap Layani Mudik Lebaran

METROJATENG.COM, SEMARANG – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah memastikan pasokan listrik di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman dan andal. Selain menjaga stabilitas sistem kelistrikan, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung arus mudik Lebaran.

General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan sistem kelistrikan Jawa Tengah memiliki cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Dengan proyeksi beban puncak sebesar 3.866 MW dan daya mampu pasok mencapai 7.203 MW, sistem kelistrikan di Jawa Tengah memiliki cadangan daya sekitar 3.337 MW atau reserve margin 46,33 persen. Kondisi ini cukup untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Bramantyo.

Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN menyiagakan 3.888 personel yang terdiri dari pegawai PLN, tenaga alih daya, serta personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Seluruh personel akan bertugas selama masa siaga guna memastikan pelayanan listrik tetap optimal serta mempercepat penanganan jika terjadi gangguan di lapangan.
Kesiapan ini juga didukung dengan berbagai peralatan operasional, seperti 99 posko siaga, 84 unit genset, 43 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 141 Unit Gardu Bergerak (UGB), serta ratusan kendaraan operasional yang disiagakan di berbagai wilayah kerja.

Selain menjaga keandalan sistem, PLN juga melakukan pengamanan pasokan listrik di 296 lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas selama Ramadan dan Lebaran. Lokasi tersebut mencakup tempat ibadah, instansi pemerintah, kawasan wisata, rest area, hingga pusat transportasi seperti bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.

“Langkah pengamanan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga mudik Lebaran dapat berjalan dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” jelas Bramantyo.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, PLN juga memastikan kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur-jalur strategis. Saat ini terdapat 305 unit SPKLU di 192 lokasi di Jawa Tengah dengan berbagai tipe pengisian, mulai dari ultra fast charging hingga standard charging.

Khusus di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area guna mendukung perjalanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

“Kami memastikan seluruh SPKLU telah melalui pengecekan dan pengujian sehingga pemudik kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya dengan mudah, cepat, dan nyaman sepanjang perjalanan,” tambahnya.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memperoleh informasi kelistrikan maupun melaporkan gangguan secara cepat.

“Melalui kesiapan sistem kelistrikan, dukungan ribuan personel, serta infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang semakin luas, PLN berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal guna mendukung kelancaran ibadah Ramadan, aktivitas masyarakat, serta perjalanan mudik Lebaran,” tutup Bramantyo. (*)

Comments are closed.