Targetkan Tambah 1.000 Pelanggan pada 2026, PGN Kembangkan Jargas di Sleman,
METROJATENG.COM, SLEMAN – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas jaringan gas bumi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional. Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekitar 500 hingga 1.000 pelanggan baru jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kabupaten Sleman.
Saat ini jumlah pelanggan jargas PGN di Sleman telah mencapai sekitar 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil. Secara keseluruhan, pelanggan jargas di wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan pengembangan jaringan gas bumi menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan energi domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.
Menurutnya, penggunaan gas bumi memberikan berbagai keuntungan bagi masyarakat karena pasokannya mengalir selama 24 jam, lebih praktis tanpa perlu mengganti tabung, serta memiliki sistem distribusi yang terintegrasi dan diawasi secara berkala.
“Pengembangan jargas ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi melalui pemanfaatan sumber daya energi dalam negeri,” ujar Hery saat kegiatan gas in jaringan gas rumah tangga di kawasan Condongcatur, Sleman.
Sementara itu, General Manager Sales and Operation Region (SOR) III PGN, Hedi Hedianto, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan gas bumi.
Saat ini jumlah pelanggan PGN di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan diperkirakan terus meningkat seiring perluasan jaringan.
“Kami melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan jaringan gas dan penyambungan pelanggan berjalan lancar,” katanya.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, pemanfaatan gas bumi juga dinilai memberikan manfaat bagi pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, hotel, restoran, hingga layanan kesehatan karena dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional.
Salah satu pelaku usaha kuliner di Condongcatur, Muhadi (69), mengaku penggunaan jargas mempermudah aktivitas usahanya karena pasokan gas tersedia secara terus-menerus.
PGN memastikan pengembangan jaringan gas di wilayah DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan, keandalan jaringan, serta keberlanjutan lingkungan. Perluasan jargas diharapkan dapat memperluas pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (*)
Comments are closed.