Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Sukri Terharu, Rumahnya Dibedah Lewat Program RTLH Gubernur Ahmad Luthfi

METROJATENG.COM, SRAGEN – Kunjungan Ahmad Luthfi ke Dusun Plumbon, Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026), menghadirkan suasana haru di rumah sederhana milik Sukri.

Di bawah sinar matahari pagi, gubernur menapaki rumah berdinding anyaman bambu yang sebagian ditutup terpal. Atap seng yang mulai rapuh menaungi lantai tanah yang hanya beralaskan terpal dan potongan baliho bekas. Rangka bangunan di beberapa sisi tampak lapuk dimakan usia.

Sukri, buruh serabutan yang telah lama menghuni rumah tersebut, tak kuasa menahan air mata saat menyambut kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Tangisnya pecah bukan karena kesedihan, melainkan rasa syukur dan tak percaya rumahnya akan diperbaiki melalui program pemerintah.

Melihat Sukri terharu, Ahmad Luthfi mendekat dan menenangkan. Ia memastikan rumah itu akan dibangun ulang agar lebih layak dan nyaman ditempati.

“Semua nanti diperbaiki, Pak. Dindingnya diganti, lantainya diplester, atapnya baru. Biar lebih aman dan nyaman. Tidak usah sedih lagi,” ujarnya menenangkan.

Tak hanya soal fisik bangunan, Luthfi juga meminta jajaran terkait memperhatikan kondisi sosial keluarga Sukri. Ia menegaskan bantuan pemerintah harus menyentuh berbagai aspek kebutuhan warga.

“Kalau ada anak yang putus sekolah, kita bantu agar bisa sekolah lagi. Kalau perlu pekerjaan atau bantuan sosial, kita dorong agar mendapat perhatian,” katanya.

Sukri mengaku rumah itu telah ia tempati sejak sekitar tahun 1965, warisan dari orang tuanya. Seiring waktu dan keterbatasan ekonomi, kondisi rumah semakin memprihatinkan.

“Sudah lama sekali saya tinggal di sini, sejak tahun 65. Ini peninggalan orang tua. Sekarang kondisinya seperti ini karena saya kerja serabutan,” tuturnya.

Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, rumah Sukri masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berhak menerima bantuan peningkatan kualitas. Perbaikan meliputi pembangunan dinding permanen, penggantian rangka atap dan genteng, plesterisasi lantai, hingga pembenahan kamar mandi.

Program RTLH merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mengurangi angka backlog perumahan.

Pada 2025, Pemprov Jawa Tengah telah meningkatkan kualitas 17.000 unit RTLH di berbagai kabupaten/kota, dengan 350 unit di antaranya berada di Kabupaten Sragen.

Tahun 2026, ditargetkan 10.000 rumah tidak layak huni kembali diperbaiki, termasuk 303 unit di Kabupaten Sragen. Program ini juga selaras dengan upaya mendukung target nasional pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat. (*)

Comments are closed.