Meski Demo Marak, Harga Beras di Magelang Tetap Stabil
METROJATENG.COM, MAGELANG – Gelombang aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah tidak berpengaruh terhadap harga beras di Kabupaten Magelang. Hingga awal September ini, harga beras masih stabil di pasaran dan pasokan dinilai aman.
Di tingkat pengecer, harga beras berada di kisaran Rp12.500–Rp15.000 per kilogram. Jenis premium seperti mentik wangi dijual Rp16.000 per kilogram, sedangkan mentik biasa Rp15.000. Untuk beras jenis C4, harganya bervariasi antara Rp13.500 hingga Rp15.000, tergantung kualitas.
“Tidak ada kenaikan harga, konsumen juga membeli beras seperti biasa. Bedanya hanya di kualitas, bukan karena situasi demo,” kata Wahyudi (40), pedagang beras asal Dusun Paron, Desa Progowati, Senin (1/9).
Selain beras, harga pangan lain juga terpantau stabil. Beras ketan dijual Rp20.000–Rp24.000 per kilogram, beras merah Rp15.000, dan jagung berkisar Rp7.500–Rp10.000 per kilogram.
Pujiati (55), warga Muntilan, menyambut baik kondisi tersebut. “Kami berharap harga beras tidak naik, karena sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Semoga keadaan tetap terkendali,” ujarnya.
Ketersediaan gabah di tingkat petani disebut masih cukup meski belum memasuki panen raya. Hal inilah yang membuat harga beras di Magelang tetap stabil di tengah situasi nasional yang bergejolak.
Comments are closed.