Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

NU Kunjungi Orang Tua Affan, Santunan dan Beasiswa Jadi Penguat di Tengah Duka

METROJATENG.COM, JAKARTA – Kesedihan masih menyelimuti rumah sederhana keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas tragis setelah tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam. Jumat sore (29/8/2025), tangis pilu itu mendapat pelukan hangat dari Tim NU Peduli yang datang memberikan dukungan moral dan santunan.

Di ruang tamu, ayah Affan, Zulkifli, menyambut rombongan dengan wajah tegar meski matanya jelas menyimpan duka mendalam. Di sisi lain, sang ibu, Erlina, masih larut dalam kesedihan dan berulang kali menahan air mata saat mengenang anak sulungnya.

Plt Direktur Eksekutif LAZISNU, Riri Khariroh, menjelaskan kunjungan ini merupakan amanat langsung dari Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. “Gus Yahya meminta kami hadir di sini, menyampaikan belasungkawa, sekaligus memberikan santunan agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini,” kata Riri.

Dalam kesempatan itu, NU Peduli menyerahkan santunan berupa uang tunai senilai Rp100 juta yang akan diberikan secara bertahap. Selain itu, beasiswa pendidikan hingga perguruan tinggi juga disiapkan untuk adik Affan. “Santunan ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi simbol bahwa NU akan terus membersamai keluarga korban,” tegas Riri.

NU Peduli juga berencana mendatangi korban lain yang terluka dalam aksi tersebut dan masih dirawat di rumah sakit. “Kami sedang mengumpulkan data mereka agar bisa segera memberikan bantuan serupa,” ujarnya.

Erlina, ibunda Affan, mengaku hatinya masih hancur. “Banyak yang ingin membantu saya, tapi anak saya sudah nggak ada. Terus mau ngapain lagi?” tuturnya lirih, membuat suasana hening sejenak di ruangan itu.

Meski santunan tidak akan pernah menggantikan nyawa seorang anak, langkah NU Peduli ini diharapkan mampu menjadi pelipur lara dan pengingat bahwa Affan tidak pergi sendirian—ia meninggalkan jejak perjuangan yang menyatukan banyak hati.

Comments are closed.