Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Indonesia Anti-Scam Centre Selamatkan Triliunan Rupiah Dana Publik

METROJATENG.COM, JAKARTA – Pemerintah resmi meluncurkan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), pusat nasional yang menjadi garda depan dalam memerangi penipuan digital dan aktivitas keuangan ilegal. Kehadiran IASC langsung menunjukkan hasil nyata: sejak beroperasi, lembaga ini telah menerima 225 ribu laporan masyarakat, memblokir 71 ribu rekening bermasalah, serta menyelamatkan dana publik senilai Rp349,3 miliar. Bahkan, potensi kerugian hingga Rp4,6 triliun berhasil dicegah.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa keberhasilan IASC tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi erat antara pemerintah, industri fintech, lembaga keuangan, dan media.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan industri dan peran media sangat penting untuk menyosialisasikan bahaya penipuan digital,” ujar Meutya.

Sebagai langkah tegas, Kementerian Komdigi juga akan memutus akses situs maupun konten yang terindikasi scam. Namun, Meutya menekankan bahwa benteng pertahanan utama tetap berada di tangan masyarakat.

“Kesadaran publik adalah kunci. Jika ada yang menjadi korban, segera laporkan ke IASC. Sesuai arahan Presiden, semua laporan akan ditangani cepat melalui kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Masyarakat kini bisa melaporkan tindak penipuan atau scam dengan mudah melalui situs resmi iasc.ojk.go.id. Dengan hadirnya IASC, pemerintah berharap ruang digital Indonesia menjadi lebih aman sekaligus memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat dalam beraktivitas di sektor keuangan digital.

Comments are closed.