Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

APBD Perubahan Jateng 2025 Disahkan, Fokus ke Infrastruktur dan Pengentasan Kemiskinan

METROJATENG.COM, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 dalam rapat paripurna. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, anggaran ini akan menjadi amunisi untuk mewujudkan visi Jawa Tengah Maju Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045.

“Fokus kita tetap pada layanan dasar, peningkatan infrastruktur, menjaga stabilitas investasi, dan menciptakan masyarakat Jateng yang lebih sejahtera,” ujar Luthfi.

Salah satu prioritas utama adalah pengentasan kemiskinan. Meski tingkat kemiskinan di Jateng pada triwulan II 2025 turun dari 9,58% menjadi 9,48%, pemerintah daerah tak ingin berpuas diri. Berbagai program terus digulirkan, mulai dari perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan sosial, hingga layanan pendidikan dan kesehatan.

“Kita kerja bersama, team work, untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Bidang infrastruktur juga menjadi sorotan. Menurut Luthfi, pembangunan difokuskan pada swasembada pangan untuk memperkuat peran Jateng sebagai lumbung pangan nasional.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, merinci struktur APBD Perubahan 2025: pendapatan daerah sebesar Rp24,57 triliun dan belanja Rp25,15 triliun. Defisit Rp577 miliar akan ditutup melalui pembiayaan dengan nilai sama.

“Prioritasnya adalah infrastruktur, kemiskinan, dan kesehatan. RTLH menjadi perhatian khusus, didukung anggaran dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Ada tambahan dan pergeseran pos anggaran, semua demi ketahanan pangan,” ungkap Sumanto.

Comments are closed.