METTOJATENG.COM , SEMARANG – Harapan masyarakat terhadap membaiknya perekonomian Jawa Tengah masih cukup kuat. Meski dihadapkan pada dinamika ekonomi, konsumen tetap percaya diri terhadap kondisi ekonomi daerah, terutama menyangkut penghasilan, peluang kerja, hingga perkembangan kegiatan usaha.
Gambaran optimisme tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada September 2026 yang mencapai 112,10. Indeks ini masih berada di zona optimistis karena lebih tinggi dari ambang batas 100.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah Andi Reina Sari H. mengatakan, keyakinan konsumen terhadap perekonomian daerah masih terjaga. Kondisi tersebut didukung persepsi positif masyarakat terhadap situasi ekonomi saat ini maupun prospek ke depan.
“Optimisme konsumen tersebut ditopang oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap perekonomian ke depan,” jelasnya.
Optimisme masyarakat tidak hanya tercermin dari penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada September 2026 tercatat sebesar 101,74, atau masih berada di level optimistis.
Penilaian positif tersebut terutama didorong oleh persepsi konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, serta kemampuan untuk membeli barang tahan lama.
Lebih kuat lagi, harapan masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang menunjukkan optimisme yang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencapai 122,46 pada September 2026.
Menurut Andi, optimisme tersebut ditopang keyakinan konsumen bahwa prospek penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha dalam enam bulan ke depan masih akan terjaga.
Capaian IKK Jawa Tengah tersebut sejalan dengan hasil Survei Konsumen nasional yang mencatat indeks sebesar 118,1 pada September 2026.
Tingginya indeks ekspektasi dibandingkan indeks kondisi ekonomi saat ini juga menunjukkan bahwa harapan masyarakat terhadap perekonomian ke depan lebih kuat daripada penilaian mereka terhadap kondisi yang sedang berlangsung.
Dengan demikian, optimisme konsumen masih menjadi salah satu sinyal positif bagi perekonomian Jawa Tengah, terutama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap prospek pendapatan, kesempatan kerja, dan aktivitas ekonomi daerah. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.