Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

SIG Hidupkan Kembali Semen Kujang, Perkuat Dominasi Pasar Jawa Barat

METROJAYENG.COM,  BANDUNG – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai bagian dari strategi memperkuat pangsa pasar di Jawa Barat. Merek yang pernah menjadi ikon industri semen di Tanah Pasundan itu kini hadir dengan wajah baru, teknologi terkini, dan kualitas premium untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan di Bandung, Rabu (5/8), sekaligus menandai komitmen SIG memadukan kekuatan warisan lokal (local heritage) dengan inovasi produk yang lebih relevan bagi masyarakat Jawa Barat.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan Semen Kujang bukan sekadar merek semen, melainkan bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat yang memiliki ikatan emosional dengan masyarakat.

“Semen Kujang merupakan local heritage yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat. Peluncuran kembali Semen Kujang juga sejalan dengan strategi transformasi SIG untuk terus menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Jawa Barat serta memperkuat daya saing industri bahan bangunan nasional,” ujarnya.

Semen Kujang memiliki sejarah panjang di industri semen nasional. Produk ini pertama kali dipasarkan pada 1975 bersamaan dengan beroperasinya pabrik semen di Narogong, Jawa Barat, yang saat itu dikelola PT Semen Cibinong. Pabrik berkapasitas 600.000 ton per tahun tersebut diresmikan Presiden Soeharto dan menjadi tonggak penting perkembangan industri semen di Jawa Barat.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada Agustus 1977, PT Semen Cibinong menjadi perusahaan pertama yang melantai di bursa saham setelah pasar modal Indonesia kembali diaktifkan.

Kini, di bawah naungan SIG, Semen Kujang diproduksi oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk di Pabrik Narogong sebagai semen tipe Portland Composite Cement (PCC) yang telah memenuhi standar SNI 7064:2022.

Produk ini dibekali teknologi Active Micro Particle, yaitu inovasi butiran mikro yang mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kokoh, dan tahan lama.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menjelaskan teknologi tersebut memberikan tiga keunggulan utama, yakni daya rekat lebih kuat, permukaan akhir yang lebih halus, serta hasil pengecoran yang lebih padat.

“Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki kualitas premium, tetapi juga membawa kembali kebanggaan masyarakat Jawa Barat terhadap merek yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah ini,” kata Dicky.

Selain meluncurkan kembali produknya, SIG juga mengumumkan kemitraan strategis antara Semen Kujang dan klub sepak bola PERSIB Bandung. Melalui kerja sama tersebut, logo Semen Kujang akan menghiasi jersey resmi PERSIB selama tiga musim ke depan.

Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi dua merek yang sama-sama memiliki sejarah panjang dan kedekatan dengan masyarakat Jawa Barat. Tak hanya sebatas penempatan logo di jersey, SIG juga akan menghadirkan berbagai program aktivasi merek, kegiatan komunitas, hingga inisiatif kolaboratif yang melibatkan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat.

Menurut Dicky, kemitraan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.

“PERSIB telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Jawa Barat melalui berbagai prestasi yang menginspirasi. Karena itu, kami bangga dapat menjalin kemitraan strategis bersama PERSIB. Kami berharap Semen Kujang kembali menjadi bagian dari setiap proses pembangunan masyarakat sekaligus menghadirkan nilai tambah melalui kolaborasi ini,” ujarnya.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, PERSIB dan Semen Kujang memiliki kesamaan semangat karena sama-sama tumbuh bersama masyarakat Jawa Barat.

“Kemitraan ini tidak hanya memperkuat kedua merek, tetapi juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus bangga terhadap karya anak bangsa serta bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan Jawa Barat,” kata Adhitia.

Melalui peluncuran kembali Semen Kujang, SIG berharap dapat memperkuat posisinya di pasar Jawa Barat sekaligus menghadirkan solusi bahan bangunan yang menggabungkan nilai historis, inovasi teknologi, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi SIG untuk terus meningkatkan daya saing industri bahan bangunan nasional di tengah kebutuhan pembangunan yang semakin dinamis. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.