Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

INDOMOBIL Expo Semarang Boyong Beragam Mobil Listrik dan Promo Menggiurkan

METROJATENG.COM, SEMARANG  – Masyarakat Jawa Tengah yang ingin mengenal lebih dekat kendaraan listrik dapat mengunjungi INDOMOBIL Expo Semarang yang digelar di Mal 23 Semarang pada 4–9 Agustus 2026. Mengusung konsep “EVperience”, pameran ini menghadirkan beragam merek kendaraan listrik sekaligus menawarkan berbagai promo pembelian yang memudahkan masyarakat beralih ke mobilitas ramah lingkungan.

Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat memanfaatkan beragam penawaran menarik, seperti DP mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tenor lima tahun, pilihan pembiayaan sampai tujuh tahun, program lucky dip, serta berbagai promo khusus dari mitra pembiayaan INDOMOBIL Group.

Tak hanya melihat deretan kendaraan terbaru, pengunjung juga berkesempatan merasakan langsung sensasi mengendarai mobil listrik melalui fasilitas test drive dan test ride. Berbagai model unggulan yang dipamerkan antara lain AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Deepal S07, Changan Lumin, Citroën eC3, Maxus MIFA 7, Maxus MIFA 9, Volkswagen ID. Buzz, hingga motor listrik Indomobil eMotor.

Semarang menjadi kota keenam dalam rangkaian INDOMOBIL Expo 2026 yang akan menyambangi 10 kota di Indonesia. Melalui pameran ini, INDOMOBIL ingin memperluas edukasi sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat mengenai kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan memiliki kendaraan listrik.

CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengatakan tren kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.

“Secara nasional pasar otomotif tumbuh sekitar 21 persen dan kenaikan itu didorong oleh penjualan mobil listrik serta hybrid. Sementara penjualan mobil berbahan bakar bensin justru mengalami penurunan sekitar 8 persen. Ini menunjukkan masyarakat semakin percaya menggunakan kendaraan listrik,” ujar Santiko.

Menurutnya, melalui INDOMOBIL Expo Semarang, masyarakat tidak hanya mendapatkan berbagai penawaran menarik, tetapi juga bisa memperoleh informasi lengkap mengenai teknologi kendaraan listrik, layanan purna jual, hingga kemudahan pengisian daya yang kini semakin didukung oleh berkembangnya infrastruktur SPKLU di berbagai daerah.

General Manager PT PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Pambudi  optimistis ekosistem kendaraan listrik di Indonesia akan terus berkembang seiring bertambahnya infrastruktur pendukung dan meningkatnya minat masyarakat. Hingga Juni 2026, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia telah mencapai 5.016 unit, termasuk 314 unit yang tersebar di Jawa Tengah.

Ia juga  mengapresiasi penyelenggaraan INDOMOBIL EXPO di Main Atrium 23 Mall Semarang.  Menurutnya, pameran tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan kendaraan listrik sekaligus memperluas ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia.

Ia menjelaskan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik didukung sejumlah regulasi, mulai dari Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2023 mengenai infrastruktur pengisian kendaraan listrik, Kepmen ESDM Nomor 24 Tahun 2025 tentang rencana SPKLU 2025–2030, hingga RUPTL PLN 2025–2034 yang menjadi pedoman pengembangan ekosistem EV nasional.

“Dengan semakin banyak kegiatan seperti INDOMOBIL EXPO, kami berharap ekosistem kendaraan listrik semakin luas. Mari kita bersama-sama menggunakan kendaraan listrik dan mewujudkan Indonesia yang lebih hijau,” ujarnya, dalam kegiatan INDOMOBIL EXPO di Main Atrium 23 Mall Semarang, Selasa (4/8/2026).

Ia mengatakan, kebutuhan SPKLU diproyeksikan meningkat secara eksponensial mulai 2028 seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik. Proyeksi tersebut mengacu pada asumsi rasio kendaraan listrik terhadap SPKLU yang berubah dari 1:17 pada periode 2025–2027 menjadi 1:15 mulai 2028.

Bramantyo menambahkan, hingga Juni 2026 jumlah SPKLU nasional telah mencapai 5.016 unit. Sebarannya didominasi Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta 1.223 unit, Jawa Barat 790 unit, Jawa Timur 443 unit, Banten 390 unit, dan Jawa Tengah sebanyak 314 unit.

“PLN akan terus memperluas pembangunan SPKLU di lokasi-lokasi strategis agar masyarakat semakin nyaman beralih ke kendaraan listrik serta mendukung target pemerintah menuju transisi energi yang bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.