Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PGN Perluas Jaringan Gas Industri, Pabrik Sepeda Listrik di Semarang Beralih ke Gas Bumi

METROJATENG.COM, SEMARANG – Upaya mendorong industri yang lebih efisien dan rendah emisi terus dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN). Melalui Area Semarang, Subholding Gas Pertamina itu mulai memasok gas bumi ke pabrik baru PT Roda Pasifik Mandiri, produsen sepeda, sepeda listrik, dan motor listrik di Kota Semarang.

Pasokan gas bumi melalui jaringan pipa tersebut digunakan sebagai energi utama proses produksi dengan konsumsi mencapai sekitar 50 ribu meter kubik per bulan. Penggunaan gas bumi diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon dari aktivitas manufaktur.

Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono mengatakan kepercayaan PT Roda Pasifik Mandiri menjadi bukti bahwa gas bumi semakin dipilih industri sebagai sumber energi yang efisien dan andal.

“Pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa menghadirkan jaminan energi yang andal dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung produktivitas serta meningkatkan daya saing industri dalam memenuhi permintaan pasar,” katanya, Rabu (15/7).

Menurut Sugianto, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan gas bumi di sektor industri Jawa Tengah. Selain memastikan pasokan energi yang stabil, penggunaan gas bumi juga sejalan dengan upaya pemerintah mempercepat transisi energi menuju industri yang lebih ramah lingkungan.

Ia menilai hadirnya gas bumi pada pabrik yang memproduksi kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda listrik dan motor listrik memberikan nilai tambah tersendiri. Tidak hanya menghasilkan produk yang mendukung mobilitas rendah emisi, proses produksinya juga mulai beralih menggunakan energi yang lebih bersih.

PGN, lanjutnya, akan terus memperluas jaringan pipa gas ke kawasan-kawasan industri potensial di Jawa Tengah agar semakin banyak pelaku usaha memperoleh akses energi yang kompetitif.

“Perluasan infrastruktur gas bumi merupakan bagian dari komitmen PGN dalam mendukung pertumbuhan industri nasional sekaligus membantu pencapaian target Net Zero Emission,” ujarnya.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN mengelola lebih dari 95 persen infrastruktur gas bumi hilir nasional dan menguasai lebih dari 90 persen pasar niaga gas bumi di Indonesia. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung penyaluran gas bumi bagi berbagai sektor, mulai dari industri, komersial, rumah tangga hingga pembangkit listrik. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.