Bulan Bung Karno Dihidupkan melalui Kepedulian kepada Anak Yatim dan Lansia
METROJATENG.COM, WONOSOBO- Puluhan anak yatim dan lansia menerima santunan dalam kegiatan Bulan Bung Karno yang digelar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, di Kampung Kasiran, Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (27/6/2026). Mengusung tema “Cinta Anak Yatim, Gotong Royong untuk Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana bulan Muharam itu menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian kepada sesama. Melalui santunan kepada anak yatim dan lansia, Bulan Bung Karno dimaknai bukan sekadar sebagai peringatan sejarah, melainkan sebagai momentum berbagi dan memperkuat semangat gotong royong.
Wibowo Prasetyo mengatakan kepedulian terhadap anak yatim dan lansia merupakan salah satu cara menjaga semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia. Menurutnya, masyarakat yang saling memperhatikan akan lebih kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Anak-anak yatim dan para lansia adalah bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama. Bulan Bung Karno menjadi pengingat bagi kita bahwa semangat gotong royong harus hadir dalam tindakan sehari-hari. Kalau hari ini kita bisa berbagi dan saling membantu, itulah nilai yang harus terus kita jaga,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jawa Tengah VI ini.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua persoalan, tetapi kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan dan menumbuhkan keyakinan bahwa masih banyak orang yang peduli. Kepedulian seperti inilah yang harus terus kita rawat bersama,” katanya.
Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Baitul Ubad, Kurnianto, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian kepada anak yatim dan lansia merupakan nilai yang selalu relevan, terlebih dalam suasana bulan Muharam yang identik dengan semangat berbagi dan mempererat tali persaudaraan.
“Kami bersyukur masyarakat dapat berkumpul untuk berbagi kepada anak-anak yatim dan para lansia. Kegiatan seperti ini tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mempererat kebersamaan warga. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua,” ujar Kurnianto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wibowo Prasetyo atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Mlipak, khususnya anak-anak yatim dan para lansia yang membutuhkan.
Rangkaian santunan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Senyum anak-anak yatim, wajah para lansia yang menerima bantuan, serta kebersamaan warga yang hadir menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah-langkah besar. Justru dari tindakan sederhana untuk saling membantu, tumbuh harapan bahwa semangat gotong royong akan tetap hidup dan terus menguatkan masyarakat.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.