Lawang Sewu Jadi Lokasi Syuting Program The Dudas-1 Produksi RANS Entertainment
METROJATENG.COM, SEMARANG- Lawang Sewu kembali menjadi lokasi produksi konten nasional. Kali ini, bangunan bersejarah tersebut dipilih sebagai tempat syuting program “The Dudas-1” produksi RANS Entertainment pada Minggu (21/6/2026).
Pemilihan Lawang Sewu sebagai lokasi syuting menunjukkan tingginya daya tarik kawasan heritage tersebut. Selain menjadi destinasi wisata, Lawang Sewu dinilai memiliki nilai visual dan historis yang kuat untuk mendukung industri kreatif.
Sebelum proses syuting dimulai, PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menggelar briefing petugas yang dipimpin Manager of Asset Operation KAI Wisata, Moedji Setiono. Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional dan koordinasi selama proses produksi berlangsung.
Setelah syuting selesai, KAI Wisata juga melakukan evaluasi bersama tim terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga standar operasional serta kelestarian kawasan heritage yang digunakan sebagai lokasi produksi.
Manager of Asset Operation KAI Wisata, Moedji Setiono mengatakan, kegiatan syuting memberikan dampak positif bagi promosi Lawang Sewu. Publikasi melalui berbagai platform digital milik RANS Entertainment dinilai mampu menjangkau masyarakat secara luas.
“Kegiatan syuting ini memberikan manfaat positif bagi Lawang Sewu melalui publikasi yang luas di berbagai media digital milik RANS Entertainment. Kami berharap melalui program ini, citra Lawang Sewu sebagai destinasi wisata heritage yang menarik semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga dapat meningkatkan minat kunjungan wisatawan,” ujarnya.
Menurut Moedji, kolaborasi dengan RANS Entertainment membuktikan bahwa Lawang Sewu memiliki nilai jual tinggi sebagai lokasi syuting. Keunikan arsitektur dan kekayaan sejarah menjadi daya tarik utama bagi berbagai rumah produksi.
“Kolaborasi dengan RANS Entertainment dalam program The Dudas-1 ini menjadi bukti bahwa Lawang Sewu memiliki nilai jual yang tinggi sebagai lokasi syuting. Banyak production house yang tertarik menggunakan kawasan heritage ini karena keunikan arsitektur dan kekayaan sejarahnya,” katanya.
Kegiatan syuting berlangsung aman dan lancar. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi Lawang Sewu sebagai ikon wisata sejarah, budaya, dan edukasi di Kota Semarang.
KAI Wisata menilai kolaborasi dengan industri kreatif menjadi salah satu strategi efektif dalam mempromosikan aset heritage. Konten yang dihasilkan dari setiap produksi diyakini dapat memberikan dampak promosi jangka panjang melalui berbagai platform digital.
“Ke depannya, KAI Wisata akan selalu mendukung kolaborasi dengan industri kreatif untuk mempromosikan Lawang Sewu secara lebih luas. Kami percaya sinergi antara kawasan heritage dan industri kreatif akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak, sekaligus memperkaya ekosistem wisata dan kreatif di Kota Semarang. Lawang Sewu akan selalu menjadi rumah bagi kreativitas dan inovasi,” tutupnya.
KAI Wisata menyatakan terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk kegiatan produksi konten yang positif dan berkualitas. Langkah tersebut sejalan dengan upaya optimalisasi aset heritage sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan industri kreatif nasional.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.