ETF Emas Siap Meluncur di BEI, Sudah Ada 9 Manajer Investasi Berminat
METROJATENG.COM, SEMARANG – Produk investasi baru berbasis emas segera hadir di pasar modal Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sudah ada sembilan manajer investasi yang berminat menerbitkan Exchange Traded Fund (ETF) emas.
Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI, Ignatius Denny Wicaksono, mengatakan dua manajer investasi telah mengajukan dokumen pencatatan ke bursa. Sementara sisanya masih dalam proses legal review prospektus.
“Dua sudah menyampaikan dokumen untuk permohonan pencatatan, sementara tujuh lainnya masih dalam proses legal review prospektus,” kata Denny, Rabu (20/5), pada edukasi wartawan pasar modal secara virtual, Rabu (20/5).
ETF emas merupakan reksa dana yang diperdagangkan di bursa seperti saham dengan aset dasar emas fisik. Kehadiran produk ini diharapkan menjadi pilihan baru investasi emas yang lebih praktis, aman, dan likuid bagi masyarakat.
BEI memperkirakan ETF emas bisa mulai meluncur pada akhir Juni hingga Juli 2026 setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain lebih fleksibel karena dapat dibeli mulai satu lot, ETF emas juga dinilai menawarkan harga transaksi yang lebih kompetitif dibanding emas konvensional maupun emas digital.
Namun, pengembangan produk ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait regulasi perpajakan dan integrasi sistem perdagangan emas dengan infrastruktur pasar modal nasional. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.