PGN Care Sambangi Desa Bandungrejo, Beri Edukasi Keselamatan Gas dan Layanan Kesehatan Gratis
METROJATENG.COM, BOJONEGORO — PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian kepada pelanggan melalui kegiatan PGN Care yang digelar di Balai Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).
Melalui program ini, PGN memberikan edukasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) penggunaan jaringan gas (jargas) rumah tangga, penyuluhan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS), serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Tak hanya itu, pelanggan yang hadir juga menerima bantuan paket sembako sebagai bentuk kepedulian perusahaan.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 75 pelanggan jargas Desa Bandungrejo dan dihadiri oleh Area Head PGN Bojonegoro Faishal Arief, perwakilan Sales Operation Region (SOR) III dari Department Head Regional HSSE and Risk Management (RHRM) Eka Subandriani, dokter perusahaan dr. M. Yusuf Amran, serta Penjabat Kepala Desa Bandungrejo Budi Utomo.
Faishal Arief mengatakan, PGN Care merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pelanggan memahami penggunaan gas bumi secara aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Melalui PGN Care, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya nyaman menggunakan gas bumi, tetapi juga mendapatkan manfaat tambahan di bidang kesehatan,” ujarnya.
Menurut Faishal, edukasi yang diberikan mencakup pemahaman sifat gas bumi, cara mendeteksi kebocoran, pencatatan meter mandiri, hingga sistem pembayaran tagihan, sehingga pelanggan dapat menggunakan gas secara aman dan efisien.
Penjabat Kepala Desa Bandungrejo Budi Utomo mengapresiasi langkah PGN yang dinilainya selaras dengan kebutuhan masyarakat desa. Ia menyebut kegiatan ini memberikan dampak positif, baik dari sisi keselamatan energi maupun peningkatan kesadaran kesehatan.
“Kegiatan ini sangat membantu warga kami. Selain jadi lebih paham penggunaan gas bumi yang aman, warga juga terbantu dengan pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya.
Sementara itu, dr. M. Yusuf Amran dalam penyuluhannya menjelaskan bahwa tuberkulosis dan HIV/AIDS masih menjadi dua penyakit menular yang perlu diwaspadai. Meski demikian, keduanya dapat dicegah dan diobati dengan penanganan yang tepat.
“Masyarakat tidak perlu takut. Pemerintah telah menanggung biaya pengobatan melalui BPJS Kesehatan. Yang terpenting adalah deteksi dini dan kepatuhan dalam pengobatan,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, termasuk saat sesi kuis interaktif yang digelar PGN. Salah satu peserta, Binasri, warga RT 24 RW 4 Desa Bandungrejo, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.
“Sekarang saya lebih paham cara mendeteksi kebocoran gas. Selain itu, gas bumi juga lebih praktis karena tersedia 24 jam dan tidak perlu lagi mengangkat tabung gas,” tuturnya.
Melalui kegiatan PGN Care, PGN berharap dapat terus mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus mendorong pemanfaatan gas bumi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan di tengah masyarakat. (*)
Comments are closed.