SPPG Comal Kauman Resmi Beroperasi, Pemkab Pemalang Dorong Gizi Warga dan Serap Tenaga Kerja Lokal
METROJATENG.COM, PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus menggenjot program perlindungan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengoperasian Sentra Pangan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Pemalang Comal Kauman di Desa Kauman, Kecamatan Comal, yang resmi dibuka Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes.
Program SPPG tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga dirancang sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi warga. Keberadaan dapur SPPG terbukti membuka lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan roda perekonomian lokal.
Wakil Bupati Nurkholes mengungkapkan, Pemalang masih menghadapi tantangan serius di sektor ketenagakerjaan dengan jumlah pengangguran yang mencapai sekitar 50 ribu orang. Menurutnya, kehadiran SPPG menjadi salah satu solusi nyata untuk menjawab persoalan tersebut.
“Melalui dapur SPPG ini, kita tidak hanya berbicara soal makanan bergizi, tetapi juga kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Ini bentuk intervensi sosial yang manfaatnya ganda,” kata Nurkholes.
Ia menjelaskan, konsep SPPG dibangun agar dampaknya dirasakan secara menyeluruh. Anak-anak dan penerima manfaat memperoleh asupan makanan bergizi secara gratis, sementara orang tua mereka dilibatkan langsung dalam proses operasional dapur.
“Anak-anak bisa makan dengan gizi yang terjamin, sementara orang tuanya mendapat pekerjaan di sini. Program ini menyentuh kebutuhan dasar keluarga secara bersamaan,” ujarnya.
Selain menyerap tenaga kerja, SPPG 02 Pemalang Comal Kauman juga berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi daerah. Seluruh relawan dapur berasal dari Desa Kauman dan wilayah sekitarnya, sementara bahan baku makanan dipasok dari pelaku usaha lokal di Kabupaten Pemalang.
“Bahan bakunya dibeli dari Pemalang, relawannya warga sekitar. Artinya, uangnya berputar di daerah kita sendiri,” tambah Nurkholes.
Sementara itu, Kepala Dapur SPPG 02 Pemalang Comal Kauman, Mais Habil, menyampaikan bahwa dapur tersebut akan melayani 2.506 penerima manfaat. Dalam operasional hariannya, SPPG didukung oleh 67 relawan dapur dan tiga staf inti yang bertanggung jawab pada pengelolaan dan distribusi.
“Kami berharap SPPG ini bisa berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi warga dalam jangka panjang,” ujar Mais Habil.
Dengan beroperasinya SPPG 02 Pemalang Comal Kauman, Pemerintah Kabupaten Pemalang optimistis program ini dapat menjadi model penguatan ketahanan sosial dan ekonomi berbasis komunitas, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Comments are closed.